Pengendalian internal memiliki tujuan menurut Mulyadi (2002:178) tujuan
pengendalian internal terbagi atas dua yaitu:
- Menjaga kekayaan perusahaan
a) Penggunaan kekayaan perusahaan hanya melalui sistem otorisasi
yang telah ditetapkan,
b) Pertanggungjawaban kekayaan perusahaan yang dicatat
dibandingkan dengan kekayaan yang sesungguhnya - Mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi.
a) Pelaksanaan transaksi melalui sistem otorisasi yang telah
ditetapkan.
b) Pencatatan transaksi yang terjadi tercatat dengan benar di dalam
catatan akuntansi perusahaan.
Adapun tujuan pengendalian intern yang dikemukakan oleh Arenset al.
(2008:370), yaitu:
a) Reliability of financial reporting (Keandalan pelaporan keuangan)
Pihak manajemen bertanggung jawab dalam menyiapkan laporan
keuangan bagi investor, kreditur dan pengguna lainnya. Manajemen
mempunyai kewajiban hukum dan profesional untuk menjamin bahwa
informasi telah disiapkan sesuai dengan standar pelaporan seperti
prinsip yang berlaku umum.
b) Effectiveness and efficiency of operations (Efektifitas dan efisiensi
operasi) Pengendalian bagi sebuah perusahaan adalah alat untuk
mencegah terjadinya pemborosan yang disebabkan kegiatan-kegiatan
yang tidak perlu dalam segala aspek usaha dan untuk mengurangi
penggunaan sumber daya yang tidak efektif dan efisien..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar