Sabtu, 17 Februari 2024

Tujuan Pengendalian Intern


Pengendalian internal memiliki tujuan menurut Mulyadi (2002:178) tujuan
pengendalian internal terbagi atas dua yaitu:

  1. Menjaga kekayaan perusahaan
    a) Penggunaan kekayaan perusahaan hanya melalui sistem otorisasi
    yang telah ditetapkan,
    b) Pertanggungjawaban kekayaan perusahaan yang dicatat
    dibandingkan dengan kekayaan yang sesungguhnya
  2. Mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi.
    a) Pelaksanaan transaksi melalui sistem otorisasi yang telah
    ditetapkan.
    b) Pencatatan transaksi yang terjadi tercatat dengan benar di dalam
    catatan akuntansi perusahaan.
    Adapun tujuan pengendalian intern yang dikemukakan oleh Arenset al.
    (2008:370), yaitu:
    a) Reliability of financial reporting (Keandalan pelaporan keuangan)
    Pihak manajemen bertanggung jawab dalam menyiapkan laporan
    keuangan bagi investor, kreditur dan pengguna lainnya. Manajemen
    mempunyai kewajiban hukum dan profesional untuk menjamin bahwa
    informasi telah disiapkan sesuai dengan standar pelaporan seperti
    prinsip yang berlaku umum.
    b) Effectiveness and efficiency of operations (Efektifitas dan efisiensi
    operasi) Pengendalian bagi sebuah perusahaan adalah alat untuk
    mencegah terjadinya pemborosan yang disebabkan kegiatan-kegiatan
    yang tidak perlu dalam segala aspek usaha dan untuk mengurangi
    penggunaan sumber daya yang tidak efektif dan efisien..

Tidak ada komentar: