Menurut Siagian (2008) mengemukakan bahwa ada beberapa indikator untuk
mengukur motivasi kerja, sebagai berikut:
- Daya pendorong
Semangat yang diberikan perusahaan kepada karyawan untuk memotivasi
karyawan agar kinerja perusahaan menjadi lebih baik. Daya pendorong bias
dalam banyak bentuk salah satunya reward kepada karyawan atau bentuk dalam
bonus. - Kemauan
Dorongan atau keinginan pada setiap manusia untuk membentuk dan
merealisikan diri, dalam arti mengembangkan segenap bakat dan
kemampuannya, serta meningkatkan taraf kehidupan. - Kerelaan
Keiklasan hati dalam setiap tuntutan-tuntutan pekerjaan yang diberikan
perusahaan untuk mencapai tujuan dan ekspetasi yang diharapkan perusahaan
kepada karyawan. - Membentuk keahlian
Kemampuan untuk melakukan sesustu terhadap sebuah peran yang
dimilikinya. Kemampuan tersebut dapat diasah dengan baik sesuai dengan job
description yang dimiliki karyawan tersebut. - Membentuk ketrampilan
Kemampuan untuk menggunakan alat, fikiran, ide, dan kreatif dalam
mengerjakan, mengubah ataupun membuat sesuatu menjadi lebih bermakna
sehingga menghasilkan sebuah nilai hasil pekerjaan tersebuat. - Tangung jawab
Kesadaran seseorang akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja
maupun yang tidak disengaja. Tangung jawab juga berarti berbuat sebagai
perwujudan akan kewajiban. - Kewajiban
Sesuatu yang harus dilaksanakan setiap orang untuk menyelesaikan setiap
tugas-tugas yang sudah diberikan setiap individua tau organisasi yang ada
diperusahaan. - Tujuan
Tindakan awal dari perubahan rencana agar ketika dilakukan bias mengarah
sejalan dengan tujuan serta target yang telah dilaksanakan sebelumnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar