Sabtu, 17 Februari 2024

Indikator Motivasi Kerja


Menurut Siagian (2008) mengemukakan bahwa ada beberapa indikator untuk
mengukur motivasi kerja, sebagai berikut:

  1. Daya pendorong
    Semangat yang diberikan perusahaan kepada karyawan untuk memotivasi
    karyawan agar kinerja perusahaan menjadi lebih baik. Daya pendorong bias
    dalam banyak bentuk salah satunya reward kepada karyawan atau bentuk dalam
    bonus.
  2. Kemauan
    Dorongan atau keinginan pada setiap manusia untuk membentuk dan
    merealisikan diri, dalam arti mengembangkan segenap bakat dan
    kemampuannya, serta meningkatkan taraf kehidupan.
  3. Kerelaan
    Keiklasan hati dalam setiap tuntutan-tuntutan pekerjaan yang diberikan
    perusahaan untuk mencapai tujuan dan ekspetasi yang diharapkan perusahaan
    kepada karyawan.
  4. Membentuk keahlian
    Kemampuan untuk melakukan sesustu terhadap sebuah peran yang
    dimilikinya. Kemampuan tersebut dapat diasah dengan baik sesuai dengan job
    description yang dimiliki karyawan tersebut.
  5. Membentuk ketrampilan
    Kemampuan untuk menggunakan alat, fikiran, ide, dan kreatif dalam
    mengerjakan, mengubah ataupun membuat sesuatu menjadi lebih bermakna
    sehingga menghasilkan sebuah nilai hasil pekerjaan tersebuat.
  6. Tangung jawab
    Kesadaran seseorang akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja
    maupun yang tidak disengaja. Tangung jawab juga berarti berbuat sebagai
    perwujudan akan kewajiban.
  7. Kewajiban
    Sesuatu yang harus dilaksanakan setiap orang untuk menyelesaikan setiap
    tugas-tugas yang sudah diberikan setiap individua tau organisasi yang ada
    diperusahaan.
  8. Tujuan
    Tindakan awal dari perubahan rencana agar ketika dilakukan bias mengarah
    sejalan dengan tujuan serta target yang telah dilaksanakan sebelumnya

Tidak ada komentar: