Selasa, 05 Juli 2022

Pengertian Keterlibatan (skripsi, tesis, disertasi)

Keterlibatan kerja adalah derajat dimana seseorang terlibat dan berpartisipasi aktif dalam pekerjaannya, derajat dimana individu dikenal dari pekerjaannya, dan menganggap prestasinya merupakan hal yang penting bagi harga dirinya (Robin, 2001). Ia juga menyatakan keterlibatan kerja sebagai proses partisipatif yang menggunakan seluruh kapasitas pekerja dan dirancang untuk mendorong peningkatan komitmen bagi suksesnya suatu organisasi (Robin, 1996). Selain itu, keterlibatan kerja juga dapat diartikan sebagai sejauh mana seseorang memihak secara psikologis terhadap pekerjaannya dan menganggap kinerjanya sebagai ukuran harga dirinya (Robin, 2001). Definisi tersebut juga sejalan dengan pendapat Schultz dkk (1990) bahwa keterlibatan kerja merupakan intensitas dan identifikasi psikologis individu terhadap pekerjaannya. Selanjutnya, Blau & Boal (1987) mendefinisikan keterlibatan kerja sebagai identitas psikologi individual terhadap tugas atau pekerjaaan tertentu. 11 Lodahl dan Kejner (dalam Cilliana & Mansoer, 2008) menyatakan keterlibatan kerja adalah seberapa besar identifikasi secara psikologis individu terhadap pekerjaannya. Makin besar individu tersebut mengidentifikasikan dirinya dengan pekerjaannya, maka keterlibatan kerja semakin tinggi. Menurut Steers & Porter (1991) keterlibatan kerja menunjukkan seberapa besar ketertarikan individu terhadap tugas atau pekerjaannya. Perot (dalam Kartiningsih, 2007) menambahkan bahwa keterlibatan kerja adalah derajat sejauh mana individu merasa berpartisipasi secara aktif dalam pekerjaannya atau sampai sejauh mana individu mencari ekspresi diri dan aktualisasi diri dalam pekerjaannya. Karyawan dengan keterlibatan kerja yang tinggi akan memihak pada jenis kerja yang dilakukan, melakukan pekerjaannya dengan serius, peduli dengan pekerjaannya dengan cara menyumbangkan ide pada pekerjaannya, dan dengan senang hati mematuhi peraturan perusahaan. Sebaliknya, karyawan dengan keterlibatan rendah akan kurang memihak pada perusahaan dan cenderung hanya bekerja secara rutinitas (Robins, 2001). DeCareful & Schaan (dalam Lambert, 2008) menyatakan individu dengan tingkat keterlibatan tinggi akan menempatkan kepentingan pekerjaan di pusat hidupnya.