Utang usaha merupakan kewajiban perusahaan kepada pemasok atas pembelian secara kredit. Utang usaha dapat menjadi sumber pembiayaan jangka pendek yang relatif murah karena perusahaan dapat memperoleh bahan atau barang sebelum melakukan pembayaran.
Namun, perusahaan harus mengelola utang usaha secara hati-hati. Pembayaran yang terlalu cepat dapat mengurangi kas yang sebenarnya dapat digunakan untuk kebutuhan lain. Sebaliknya, pembayaran yang terlambat dapat merusak hubungan dengan pemasok, menyebabkan denda, menghilangkan diskon, dan menurunkan reputasi kredit perusahaan.
Manajer keuangan harus mengevaluasi syarat kredit pemasok, termasuk periode pembayaran dan potongan tunai. Contohnya, syarat “2/10, net 30” berarti pembeli memperoleh potongan 2 persen jika membayar dalam 10 hari; jika tidak memanfaatkan diskon, pembayaran penuh harus dilakukan paling lambat 30 hari. Keputusan mengambil atau tidak mengambil diskon perlu dibandingkan dengan biaya pendanaan alternatif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar