Senin, 28 September 2026

Analisis rasio keuangan

Analisis rasio keuangan digunakan untuk mengevaluasi kondisi dan kinerja perusahaan melalui hubungan antara satu pos laporan keuangan dengan pos lainnya. Rasio lebih bermakna apabila dibandingkan dengan tren historis, target perusahaan, rata-rata industri, atau kompetitor yang relevan.

Rasio likuiditas menilai kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek. Contoh utamanya adalah current ratio dan quick ratio.

Rasio aktivitas menilai efisiensi perusahaan menggunakan aset. Contohnya adalah perputaran persediaan, perputaran piutang, dan total asset turnover.

Inventory Turnover=Harga Pokok PenjualanRata-rata Persediaan\text{Inventory Turnover} = \frac{\text{Harga Pokok Penjualan}}{\text{Rata-rata Persediaan}}
Receivables Turnover=Penjualan KreditRata-rata Piutang\text{Receivables Turnover} = \frac{\text{Penjualan Kredit}}{\text{Rata-rata Piutang}}
Total Asset Turnover=Penjualan BersihTotal Aset\text{Total Asset Turnover} = \frac{\text{Penjualan Bersih}}{\text{Total Aset}}

Rasio solvabilitas atau leverage menilai tingkat penggunaan utang dan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka panjang. Contohnya debt to asset ratio, debt to equity ratio, dan times interest earned.

Debt to Asset Ratio=Total LiabilitasTotal Aset\text{Debt to Asset Ratio} = \frac{\text{Total Liabilitas}}{\text{Total Aset}}
Times Interest Earned=EBITBeban Bunga\text{Times Interest Earned} = \frac{\text{EBIT}}{\text{Beban Bunga}}

EBIT adalah earnings before interest and taxes atau laba sebelum bunga dan pajak. Rasio times interest earned menunjukkan kemampuan perusahaan membayar beban bunga dari laba operasionalnya.

Rasio profitabilitas menilai kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Rasio yang umum digunakan meliputi net profit margin, return on assets, dan return on equity.

Net Profit Margin=Laba BersihPenjualan Bersih×100%\text{Net Profit Margin} = \frac{\text{Laba Bersih}}{\text{Penjualan Bersih}} \times 100\%
Return on Assets=Laba BersihTotal Aset×100%\text{Return on Assets} = \frac{\text{Laba Bersih}}{\text{Total Aset}} \times 100\%
Return on Equity=Laba BersihTotal Ekuitas×100%\text{Return on Equity} = \frac{\text{Laba Bersih}}{\text{Total Ekuitas}} \times 100\%

Return on assets menunjukkan efisiensi perusahaan menggunakan seluruh aset untuk menghasilkan laba. Return on equity menunjukkan tingkat pengembalian yang diperoleh pemegang saham atas modal yang mereka tanamkan.

Rasio pasar digunakan terutama pada perusahaan publik untuk melihat penilaian investor terhadap perusahaan. Contohnya earnings per share, price earnings ratio, dan price to book value.

EPS=Laba Bersih−Dividen Saham PreferenJumlah Saham Biasa Beredar\text{EPS} = \frac{\text{Laba Bersih} - \text{Dividen Saham Preferen}}{\text{Jumlah Saham Biasa Beredar}}
PER=Harga Saham per LembarLaba per Saham\text{PER} = \frac{\text{Harga Saham per Lembar}}{\text{Laba per Saham}}
PBV=Harga Saham per LembarNilai Buku per Saham\text{PBV} = \frac{\text{Harga Saham per Lembar}}{\text{Nilai Buku per Saham}}

Analisis rasio perlu dilakukan secara hati-hati. Rasio yang baik pada satu industri belum tentu baik pada industri lain. Misalnya, perusahaan ritel umumnya memiliki perputaran persediaan yang berbeda dengan perusahaan manufaktur berat. Demikian juga, perusahaan teknologi mungkin memiliki struktur aset dan tingkat utang yang berbeda dengan perusahaan properti.

Tidak ada komentar: