Rabu, 22 April 2020

Kematian dalam Persfektif Agama Islam (skripsi dan tesis)

Menurut persfektif Islam kematian dianggap sebagai peralihan kehidupan, dari dunia menuju kehidupan di alam lain. Kematian didefinisikan sebagai kehilangan permanen dari fungsi integratif manusia secara keseluruhan (Hasan, 2006). Al- qur’an merupakan media terbaik yang paling representatif dalam mengungkapkan perspektif Islam mengenai kematian dan pasca kematian. Al- qur’an memberikan perhatian yang cukup berpengaruh pada masalah ini dalam kehidupan individu dan masyarakat (bangsa). Bahkan al- qur’an sering menyandingkan antara keimanan pada Allah dalam keimanan pada hari akhir, sehingga sekali lagi, mengesankan bahwa keimanan pada Allah saja belum cukup bagi individu dalam mewujudkan kesempurnaan mental, ketenangan jiwa, dan kesalehan moral serta perilaku tanpa disertai keimanan pada hari akhir (Rasyid,2008). Menurut para ulama kematian bukan sekedar ketiadaan atau kebinasaan belaka, tetapi sebenarnya mati adalah terputusnya hubungan roh dengan tubuh, terhalangnya hubungan antara keduanya, dan bergantinya keadaan dari suatu alam ke alam lainnya (Al- Qurtubi, 2005).

Tidak ada komentar: