Istilah organizational citizenship behavior (OCB) pertama kali dikemukakan
oleh Organ (2003) yang menyatakan lima dimensi primer dari OCB yaitu :
1) Altruism, yaitu kemauan untuk membantu ketika rekan kerja membutuhkan
bantuan yang berkaitan dengan kegiatan organisasional.
2) Conscientiousness, yaitu dedikasi kepada pekerjaan dan hasrat yang kuat
untuk melebihi syarat-syarat formal yang diharapkan perusahaan dalam
aspek-aspek seperti ketepatan waktu, penggunaan sumberdaya.
3) Sportmanship, yaitu perilaku karyawan yang merefleksikan toleransi tinggi
terhadap gangguan pada pekerjaan atau dengan kata lain penerimaan
karyawan akan keadaan yang kurang dibanding kondisi ideal.
4) Courtesy, yaitu perilaku yang merefleksikan bagaimana karyawan senantiasa
mempertimbangkan apakah keputusan pekerjaan yang dilakukannya
berpengaruh terhadap karyawan yang lain.
5) Civic Virtue, yaitu perilaku yang merefleksikan perilaku karyawan untuk
melibatkan diri ke dalam aktivitas organisasi yang tidak diwajibkan dalam
pekerjaan mereka.
Seperti menghadiri pertemuan yang tidak diwajibkan tetapi
membantu kepentingan perusahaan seperti informasi mengenai kebijakan
baru.
Beberapa pengukuran tentang OCB seseorang telah dikembangkan. Gonzalez
et al. (2006) yang dibagi menjadi tiga dimensi sebagai berikut:
1. Obedience (ketaatan), yaitu perilaku yang meliputi penyelesaian tugas dengan
teliti, bertanggung jawab, mematuhi peraturan organisasi, selalu tepat waktu,
menunjukkan perilaku yang baik, menggunakan sumberdaya perusahaan
dengan penuh rasa tanggung jawab.
2. Loyalty (kesetiaan), yaitu perilaku yang mempromosikan organisasi kepada
pihak ketiga (sebagai contoh seorang karyawan dapat berbicara dengan baik
mengenai organisasi kepada orang-orang internal maupun eksternal
organisasi), melakukan perlindungan dan mempertahankan organisasi
terhadap ancaman-ancaman eksternal, serta menjaga komitmen terhadap
organisasi meskipun organisasi tersebut berada dalam keadaan kurang baik
atau tidak ideal.
3. Participation (partisipasi), yaitu perilaku peduli terhadap persoalan yang
dihadapi organisasi seperti menghadiri rapat, memberikan saran yang dapat
meningkatkan kinerja karyawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar