Page (2005) menjelaskan bahwa terdapat 13 aspek dari workplace
well-being yang dibagi ke dalam dua dimensi yaitu 5 aspek dari dimensi
intrinsik dan 8 aspek dari dimensi ekstrinsik. Di bawah ini akan dibahas mengenai masing-masing dimensi dan aspek berdasarkan definisi yang
diungkapkan oleh Page sebagai berikut:
a. Dimensi Intrinsik
Dimensi instrinsik workplace well-being terdiri dari aspek-aspek
yang terpacu pada perasaan karyawan terkait tugas yang dimiliki dalam
ranah kerja rnereka. Page (2005) menyebutkan faktor intrinsik lebih
memiliki pengaruh dalam meningkatkan workplace well-being
seseorang. Faktor ini terdiri dari lima aspek, yaitu tanggungjawab
dalam kerja, makna pekerjaan, kemandirian dalam pekerjaan,
penggunaan kemampuan dan pengetahuan dalam kerja serta perasaan
berprestasi dalam bekerja. Berikut akan dijelaskan lebih dalam tentang
aspek-aspek yang terdapat dalam dimensi intrinsik workplace wellbeing :
1) Tanggung Jawab dalam Kerja
Aspek ini didefinisikan sebagai perasaan yang dimiliki karyawan
terhadap tanggungjawab kerja yang diberikan organisasi dan
kepercayaan untuk melakukan pekerjaan dengan baik.
Gardner (2007) mengemukakan karyawan yang memiliki rasa
tanggung jawab dalam kerja akan membantu organisasi
mengembangkan budaya yang dapat memotivasi seluruh elemen
organisasi untuk mencapai tujuan bersama.
2) Makna Pekerjaan
Aspek ini didefinisikan sebagai perasaan karyawan bahwa
pekerjaannya memiliki arti dan tujuan baik secara personal,maupun
untuk skala yang lebih luas. Lebih lanjut, Pratt (2009) mengemukakan
bahwa makna kerja dapat dibentuk dengan melibatkan individu dalam
membangun komunitas di lingkungan kerja.
3) Kemandirian dalam Pekerjaan
Aspek ini didefinisikan sebagai perasaan individu bahwa ia
dipercaya untuk melaksakan tugasnya secara mandiri, tanpa petunjuk
dari manajemen. Menurut Gilberth dan Benson (2004), karyawan
membutuhkan otonomi di tempat kerja, karena kebanyakan individu
cenderung bekerja lebih baik ketika mereka di bawah pengawasan
minimal dari penyelia.
4) Penggunaan Kemampuan dan Pengetahuan dalam Kerja
Aspek ini didefinisikan sebagai perasaan bahwa pekerjaan yang
diberikan memungkinkan mereka untuk menggunakan pengetahuan
dan kemampuan yang dimiliki.
5) Perasaan Berprestasi dalam Bekerja
Aspek ini didefinisikan sebagai rasa memiliki pencapaian tertentu
terkait dengan tujuan yang berhubungan dengan kerja atau dapat
diartikan disaat pegawai merasa pekerjaan yang dilakukannya
memberikan perasaan berprestasi karena berhasil mencapai tujuan
dalam pekerjaannya.
b. Dimensi Ekstrinsik
Dimensi ekstrinsik adalah dimensi yang rnengacu kepada hal-hal
di lingkungan kerja yang dapat mempengaruhi karyawan dalam
bekerja. Dimensi ini terdiri dari delapan aspek yaitu :
1) Penggunaan Waktu yang Sebaik-baiknya
Aspek ini didefinisikan sebagai perasaan karyawan mengenal
waktu kerjanya merupakan hal yang penting karena memungkinkan
karyawan untuk membentuk keseimbangan antara waktu kerja dan
kehidupan pribadi (work-Iife balance).
2) Kondisi Kerja
Aspek ini didefinisikan sebagai keadaan yang menggambarkan
kepuasan karyawan terhadap lingkungan kerja seperti ruang kerja dan
budaya organisasi.
3) Surpervisi
Aspek ini didefinisikan sebagai karyawan terhadap perlakuan
atasan, seperti pelakuan baik, pemberian dukungan, pemberian
bantuan ketika dibutuhkan, umpan balik yang sesuai dan penghargaan
dan atasan. Beberapa studi menemukan bahwa karyawan yang
memiliki hubungan yang baik dengan penyedia cenderung untuk
rnemiliki kesejahteraan yang tinggi, dan stress yang rendah. (Gilberth
& Benson, 2004).
4) Peluang Promos
i
Aspek ini didefinisikan sebagai kondisi lingkungan kerja yang
memberikan kesempatan karyawan untuk berkembang secara
profesional.
5) Pengakuan terhadap Kinerja yang baik
Aspek ini didefinisikan sebagai perasaan karyawan bahwa di
lingkungan kerja mereka, karyawan yang rnenghasilkan kinerja yang
baik dan yang tidak rnendapatkan perlakuan yang berbeda.
6) Penghargaan sebagai individu di tempat kerja
Aspek ini memiliki definisi sebagai perasaan karyawan bahwa
mereka dihargai dan diterima sebagai individu baik oleh kolega
maupun atasan mereka.
7) Upah
Aspek ini didefinisikan sebagai kepuasan karyawan terhadap upah,
keuntungan dan penghargaan berupa uang yang didapatnya dan
lingkungan kerja.
8) Keamanan pekerjaan
Aspek ini didefinisikan sebagai kepuasan dengan rasa aman di
posisi pekerjaan mereka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar