Senin, 11 November 2019
Budaya etis organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap sensitivitas etika (skripsi dan tesis)
Hurt et al (2008) menyatakan,
budaya etis organisasi merupakan
pandangan luas tentang persepsi
karyawan pada tindakan etis pemimpin
akan pentingnya etika di perusahaan
dan memberikan penghargaan ataupun
sanksi atas tindakan tidak bermoral.
Budaya etis organisasi merupakan salah
satu variabel penting bagi seorang
pemimpin, karena mencerminkan nilainilai yang diakui dan menjadi pedoman
bagi pelaku anggota organisasi tersebut
(Sutiarsih, 2014).
Budaya etis organisasi merupakan
sistem nilai, norma dan kepercayaan
yang bersama-sama dimiliki oleh masingmasing anggota organisasi yang
kemudian mempengaruhi cara bekerja
dan berperilaku dari para anggota
organisasi agar terciptanya perilaku yang
baik dan beretika serta menghindari
tindakan-tindakan yang dapat merugikan
organisasi (Martina, 2015).
Melalui budaya etis organisasi diharapkan auditor internal memiliki
sensitivitas yang tinggi dalam
menghadapi permasalahan dalam kegiatan audit yang dilaksanakan,
sehingga budaya etis organisasi
berpengaruh terhadap sensitivitas etika
auditor. Hal ini diperkuat dengan
penelitian yang dilakukan oleh Purnami
(2016) yang membuktikan bahwa budaya
etis organisasi memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap tingkat sensitivitas.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar