Senin, 11 November 2019
Orientasi etika berpengaruh positif dan signifikan terhadap sensitivitas etika (skripsi dan tesis)
Orientasi etika
berarti mengenai konsep diri dan perilaku
yang berhubungan dengan individu dalam
diri seseorang (Sutiarsih, 2014). Orientasi
etika dikendalikan oleh dua karakteristik
yaitu idealisme dan relativisme. Idealisme
berhubungan dengan tingkat dimana
individu percaya bahwa konsekuensi yang
diinginkan (konsekuensi positif) tanpa
melanggar kaidah moral.
Orientasi etika menunjukan
pandangan yang diadopsi oleh masingmasing individu ketika menghadapi
masalah yang membutuhkan
penyelesaian etika atau dilema etika
(Martina, 2015). Falah (2006)
mengatakan orientasi setiap individu
pertama-tama ditentukan oleh
kebutuhannya. Kebutuhan tersebut
berinteraksi dengan pengalaman pribadi
dan sistem nilai individu yang akan
menentukan harapan-harapan atau
tujuan dalam setiap perlakuannya
sehingga pada akhirnya individu tersebut
menemukan tindakan apa yang akan
diambilnya. Jadi dengan orientasi etika
yang dimiliki oleh seorang auditor itu
membuatnya memiliki sensitivitas etika
yang diperlukan untuk menentukan
harapan-harapan atau tujuan yang ingin
dicapainya. Hal ini diperkuat dengan
penelitian yang dilakukan oleh Martina,
(2015) bahwa terdapat pengaruh antara
orientasi etika dengan sensitivitas etika.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar