Manajemenialah proses mendayagunakan bahan baku serta
sumber daya manusia guna mencapai sutau tujuan tertentu. Proses
tersebut tentunya melibatkan organisasi, arahan, koordinasi, serta evaluasi
sumber daya manusia.Inti dari pada manajemen ialahkegiatan bekerja
dengan melibatkan orang lain untuk meraih beberapa hasil. Dengan
begitu tentunya membutuhkan proses pengintegrasian berbagai sumber
daya serta tugas guna mencapai tujuan organisasi yang telah ditentukan
(Simamora, 2004).
Manajemen sumber daya manusia (human resources
management) merupakan prosesmendayagunakan, mengembangkan,
menilai, memberi balas jasa serta mengelola anggota organisasi.
Manajemen sumber daya manusia juga berkaitan dengankonsep dan
aplikasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan
karyawan, pengelolaan karir, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan,
serta hubungan ketenagakerjaan yang baik (Simamora, 2004).
Manajemen sumber daya manusia ialah konsep yang luas
mengenai filosofi, kebijakan, prosedur, serta praktik yang digunakan
untuk mengelola individu melalui organisasi. Penggunaan konsep serta
sistem sumber daya manusia merupakan kontrol sistematis dari proses
jaringan fundamental organisasi yang mempengaruhi dan melibatkan
semua individu dalam organisasi.Baik proses perencanaan sumber daya
manusia, desain pekerjaan, susunan kepegawaian, pelatihan&
pengembangan, representasi&perlindungan tenaga kerja, maupun
pengembangan organisasi. Upaya mengendalikan serta mengatur proses
tersebut, tentunya hasrus merencanakan, mengembangkan serta
mengimplementasikan suatu sistem yang dilakukan oleh manajemen
puncak (Rachmawati, 2008).
Inti dari manamejen sumber daya manusia
ialahmendayagunakansecara penuh sumber daya manusia perusahaan
sehingga harapannya para karyawan dapat bekerja secara efektif guna
mencapai suatu tujuan perusahaan. Simamora (2004) berpendapat bahwa
terdapat empat hal yang menjadi penting mengenai manajemen sumber
daya manusia, yaitu :
a. Mengintegrasikan kebijakan sumber daya manusia dengan
perencanaan bisnis malelui penekanan yang lebih dari biasanya
b. Meletakan tanggung jawab pengelolan sumber daya manusia bukan
hanya pada manajer khusus tapi jugaterletak pada manajer lini senior.
c. Merubah fokus yang semula dari hubungan serikat pekerja dengan
manajemen, sekarang menjadi hubungan manajemen dengan
karyawan.
d. Terdapat aksentuasi pada komitmen dan melatih inisiatif dimana
manajer berperan sebagai penggerak dan fasilitator.
Rachmawati (2008) menyatakan,peningkatan dalam peran
manajemen sumber daya manusia disebabkan oleh keyakinan organisasi
terhadap peran sumber daya manusia yang strategis untuk mencapai
kesuksesan organisasi yang kompetitif. Peran manajemen sumber daya
manusia semakin meluas sertasemakin strategis melebihi peran
administrasi dan operasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar