Sabtu, 16 Maret 2024

Audit Sumber Daya Manusia (SDM)


Pengawasan merupakan termasuk dalam salah satu fungsi
manajemen. Tujuan dari adanya pengawasandi antaranya untuk menjaga
serta mengamankan harta milik perusahaan dari penyimpanganpenyimpangan yang dilakukan baik oleh pihak internal perusahaan
maupun pihak eksternal. Terdapat beberpa pendekatan pengawasan yang
dapat dilakukan, salah satunya melaluiaudit.Pada awalnya, audit
termasuk dalam ruang lingkup tugas manajemen suatu perusahaan. Akan
tetapi, sejalan dengan hakikat pengawasan itu sendiri pada akhirnya
menjadi fungsi dari setiap level manajemen.
Menurut Gomez-Mejia (2001:28), audit sumber daya manusia
ialah kegiatan peninjauan yang dilakukan secara berkala oleh departemen
sumber daya manusia dengan tujuan mengukur sejauh mana efektifitas
penggunaan sumber daya manusia yang terdapat di dalam suatu
perusahaan.Selain itu, audit juga dapat memberikan suatu perspektif
komprehensif terhadap praktik yang berlaku sekarang, sumber daya, dan
kebijakan manajemen mengenai pengelolaan SDM serta menemukan
peluang dan startegi untuk mengarahkan ulang peluang dan strategi
tersebut. Pada intinya, audit dapat menemukan permasalahanpermasalahanserta memastikan kepatuhan terhadap berbagai peraturan
perundangan-undangan dan rencana-rencana strategis perusahaan.
Audit sumber daya manusia merupakan suatu kegiatan yang
dilakukan secara sistematik dan juga formal yang dikonsep
untukmengukur biaya serta manfaat keseluruhan dari program
manajemen sumber daya manusia. Selain itu, juga untuk
membuatperbandingan efisiensi dan efektivitas keseluruhan program
manajemen sumber daya manusia tersebut dengan kinerja di masa lalu,
kinerja organisasi lain,serta tujuan organisasi.
Tujuan audit sumber daya manusia ialah memperbaiki kegiatankegiatan yang dilakukan yang berkaitan dengan sumber daya manusia.
Audit dapat meliputi satu divisi atau seluruh organisasi. Audit ini akan
memberikan umpan balik terhadap fungsi sumber daya manusia kepada
manajer operasi maupun spesialis-spesialis sumber daya manusia. Audit
ini juga memberikan umpan balik perihal seberapa baik manajer
memenuhi tanggung jawab sumber daya manusia mereka. Singkatnya,
audit merupakan kontrol atas kualitas keseluruhan yang melihat aktivitas
sumber daya manusia di dalam sebuah departemen, divisi, atau seluruh
perusahaan.
Menurut Sherman & Bohlander, audit SDM memberikan peluang
untuk:

  1. Melakukan penilaian efektivitas fungsi SDM
  2. Memastikan kesesuaian terhadap hukum, perturan, prosedur serta
    kebijakan
  3. Menetapkan pedoman untuk penetapan standar
  4. Memperbaiki mutu staff SDM
  5. Meningkatkan citra dari fungsi SDM
  6. Meningkatkan perubahan dan kreatifitas
  7. Menilai kelebihan dan kekurangan dari fungsi SDM
  8. Memfokuskan staff SDM pada masalah-masalah penting
  9. Membawa SDM lebih dekat pada fungsi-fungsi yang lain.

Tidak ada komentar: