Innovative work behavior muncul dari pemahaman tentang bagaimana
individu tersebut melakukan inovasi dalam pekerjan maupun organisasinya.
Inovasi adalah proses atau tahapan yang berisikan kegiatan atau aktivitas yang
berbeda. Pemahaman tersebut bisa diawali dengan tahap pengenalan masalah yang
ada dan menyelesaikan masalah tersebut dengan gagasan, ide, serta solusi yang
telah diperbarukan (Bakker & Albrecht, 2018)
Menurut (de Jong & den Hartog, 2010) perilaku kerja inovatif (innovative
work behavior) adalah perilaku atau tingkah laku dari karyawan yang memberikan
manfaat terhadap organisasinya dengan menciptakan, menghasilkan, serta
mengimplementasikan gagasan-gagasan baru dan ide kreatif tersebut kepada
organisasinya.
Menurut (Diana & Sudarma, 2021) menyebutkan bahwa innovative work
behavior atau perilaku kerja inovatif merupakan perilaku yang dilakukan untuk
menumbuhkan gagasan-gagasan baru yang nantinya dapat dikembangkan dan
diimplementasikan guna memaksimalkan kinerja karyawan dan organisasi.
Sedangkan (Afsar & Umrani, 2020) menyebutkan bahwa mengembangkan
gagasan, ide, teknologi, dan strategi baru yang nantinya akan dicoba serta
diterapkan di dalam organisasi adalah perilaku kerja yang inovatif.
Dengan begitu, organisasi perlu mengatur, mengelola, serta memotivasi
karyawan untuk menjalankan perilaku inovatif di organisasi sebab jika karyawan
mempunyai perilaku inovatif yang tinggi, maka akan mampu menciptakan inovasi
juga di dalam organisasi (Diana & Sudarma, 2021)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar