Perilaku kerja inovatif bisa terlaksana karena dipengaruhi oleh beberapa
faktor. Dalam penelitian yang dilakukan oleh (Hammond et al., 2011) menyebutkan
bahwa terdapat empat faktor yang bisa mempengaruhi perilaku kerja inovatif, yaitu
individual differences, motivation, job characteristics, dan contextual influences.
Penjelasan tentang keempat faktor tersebut dirincikan sebagai berikut.
1) Individual differences (perbedaan individu)
Di mana kepribadian dan pendidikan merupakan hal yang bisa mempengaruhi
kinerja inovatif dalam variable ini. Adanya pendidikan dan kepribadian yang
dimiliki setiap karyawan seperti percaya diri, individualistis, serta berwawasan
luas nantinya akan berpengaruh terhadap pemikiran yang berbeda bahkan out
of the box yang mana nanti akan berdampak terhadap pekerjaannya.
2) Motivation (motivasi)
Dalam menciptakan perilaku kerja yang inovatif, motivasi adalah komponen
yang selalu ada di dalamnya. Motivasi terbagi atas dua, yaitu (a) motivasi
intrinsic, yaitu motivasi yang berasal dari keterlibatan individu dalam
menyelesaikan tugas atau pekerjaanya, sedangkan (b) motivasi ekstrinsik,
adalah motivasi yang berasal dari faktor di luar tugas atau pekerjannya, seperti
kompensasi atau penghargaan.
3) Job Characteristics (karakteristik pekerjaan)
Karakteristik pekerjaan yang paling sering digunakan adalah kompleksitas
pekerjaan, otonomi, tekanan waktu, dan persyaratan peran. Adanya pekerjaan
yang kompleks, adanya kebebasan dan kemandirian, batas waktu yang
ditentukan untuk mengeksplor dirinya dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut
bisa membuat perilaku yang inovatif.
4) Contextual Influences (pengaruh kontekstual)
Dalam hal ini, pengaruh kontekstual yang bisa menciptakan perilaku inerja
inovatif adalah dukungan untuk menciptakan hal-hal kreatif dan inovatif,
adanya iklim organisasi yang baik, adanya sumber daya organisasi yang
memadai untuk digunakan secara maksimal, serta adanya dukungan dari
pemimpin dalam memotivasi karyawan untuk menciptakan perilaku yang
inovatif. Oleh karena itu, di sini dapat disimpulkan bahwa seluruh aspek di
dalam organisasi harus saling bekerja sama untuk dapat menciptakan perilaku
inovatif ini demi perkembangan organisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar