Minggu, 08 Oktober 2023

Indikator Job Crafting


Dimensi-dimensi job crafting (Lazazzara et al., 2020) antara lain:
1. Increasing structural job resources (meningkatkan sumber daya) Meningkatkan
kinerja karyawan di tingkat organisasi. Karyawan dapat berupaya
meningkatkan daya struktural seperti mencari sumber daya, lebih mandiri,
tanggung jawab pada atasan. Sehingga mencapai pengembangan diri dan
mencari lebih banyak kesempatan untuk kemajuan dan pertumbuhan karyawan.
2. Decreasing hindering job demands (mengurangi tuntutan dalam pekerjaan)
Karyawan mengurangi jumlah tugas mereka baik secara fisik dan psikologis
dengan membuat dirinya lebih nyaman. Menghindari kerja selama berjam-jam,
mengindari semacam keputusan yang rumit atau mengabaikan orang-orang
yang dapat mempengaruhi mereka secara emosional
3. Increasing social job resources (meningkatkan relasi sosial) Hal ini berkaitan
dengan kepentingan perbaikan kinerja misalnya, karyawan dapat memperoleh
saran dan umpan balik dari atasan, bawahan dan rekan-rekan kerja. Dengan
demikian dapat membangun dukungan sosial yang diinginkan dalam
lingkungan kerja.
4. Increasing challenging job demands (meningkatkan kemampuan dalam hal
yang menantang) Mempertahankan minat dan menghindari kebosanan dalam
satu pekerjaan. Misalnya karyawan dapat berupaya untuk memperluas cakupan
mereka atau membuat tugas pekerjaan menjadi lebih menantang. Mengambil 
tanggung jawab tambahan, menunjukkan minat dalam perkembangan pekerjaan
baru serta karyawan memiliki inisiatif terkait dengan tugasnya.
Indikator Job Crafting menurut (Toyama, Katja, & Salmela-Aro, 2021)
sebagai berikut:
1. Mendesain ulang tugas
2. Mendesain ulang interaksii
3. Mendasain ulang kognitif
Menurut (Khan et al., 2021) menyatakan indikator job crafting antara lain:
1. Meningkatkan sumber daya pekerjaan
2. Meningkatkan tantangan pekerjaan
3. Mengurangi beban pekerjaan

Tidak ada komentar: