Jumat, 23 Juni 2023

Asimetri Informasi

 Asimetri Informasi merupakan suatu kondisi dimana terjadi ketidakseimbangan antara jumlah informasi yang dimiliki oleh manajemen perusahaan dengan jumlah informasi yang dimiliki oleh pihak diluar perusahaan. Menurut Hendriksen dan Breda (2001) dalam Mustikawati (2015) menyatakan bahwa, asimetri informasi merupakan suatu keadaan dimana muncul suatu masalah yang disebabkan oleh ketidaklengkapan informasi, yaitu ketika manajer mengetahui informasi yang lebih banyak tentang perusahaan dan prospek dimasa yang akan datang dibandingkan dengan pemegang saham. Scott (2000) dalam Arri Wiyardi (2013, vol 1) terdapat dua macam asimetri informasi : 1.Adverse Selection, yaitu para manajer dan orang – orang di dalam suatu perusahaan lebih banyak mengetahui kondisi perusahaan dan prospek kedepan perusahaan daripada pihak luar. 2.Moral Hazard, yaitu bahwa kegiatan yang dilakukan oleh seseorang manajer tidak seluruhnya diketahui oleh pemegang saham yang melanggar kontrak dan sebenarnya secara etika atau norma mungkin tidak layak dilakukan. Timbulnya asimetri informasi didasari oleh konflik antara manajer dan pemegang saham dimana perbedaan kemakmuran yang dirasakan oleh manajer jauh lebih kecil daripada pemegang saham, yang memicu terjadinya manajemen laba yang dilakukan oleh pihak manajer. Asimetri dapat diukur dengan menggunakan Relative Bid-Ask Speard yang dilihat dari selisih harga jual dan harga beli saham perusahaan selama satu tahun Helay (1999) dalam Restuwulan (2013), dimana menggambarkan terjadinya perbedaan informasi antara principal dan agent dengan melihat harga Bid dan ask maka bisa menggambarkan manajemen laba yang terjadi di perusahaan. Jika Speard terjadi di dalam perusahaan tinggi, maka kemungkinan terjadi manajemen laba dalam organ perusahaan. Namun jika spread yang terjadi di dalam perusahaan rendah, maka tindakan manajemen laba dalam organ perusahaan rendah. Menurut Subali dan Diana Zuhroh (2002) dalam Theresia 2011 Bid-ask spread merupakan selisih antara harga beli tinggi (Bid) yang menyebabkan investor untuk membeli saham
tertentu dengan harga jual (Ask) terendah menyebabkan investor menjual sahamnya.

Tidak ada komentar: