Yang dimaksud dengan faktor-faktor yang berhubungan dengan organisasi adalah faktor dari dalam organisasi dan dari lingkungan organisasi yang mempengaruhi kepuasan kerjakaryawan. Faktor-faktor tersebut adalah:1.Situasi dan kondisi pekerjaanYang dimaksud dengan situasi pekerjaan di sini adalah tugas dari pekerjaan, interaksi dengan orang-orang tertentu, lingkungan pekerjaan, dan cara organisasi memperlakukan karyawannya, serta imbalan atau gaji yang didapat. Setiap aspek dari pekerjaan merupakan bagian dari situasi kerja dan dapat mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa para karyawan yang bekerja dengan lingkungan kerja yang tidak teratur, gelap, bising, memiliki temperatur yang ekstrim, kualitas air yang rendah, akan memiliki tingkat kepuasan kerja yang rendah.
2.Sistem imbalanSistem ini mengacu pada bagaimana pembayaran, keuntungan, dan promosi didistribusikan. Kepuasan dapat timbul dengan penggunaan sistem imbalan yang dipercaya adil, dengan adanya rasa hormat terhadap apa yang diberikan oleh organisasi dan mekanisme yang digunakan untuk menentukan pembayaran. Ketidakpuasan kerja dapat muncul karena gaji yang diterima terlalu kecildibandingkan dengan gaji yang dipersepsikan akan diterima.3.Penyelia dan komunikasiPenelitian terdahulu menemukan hasil bahwa karyawanyang percaya bahwa penyelia adalah orang yang kompeten, mengetahui minat karyawan, perhatian, tidak mementingkan diri sendiri, memperlakukan karyawan dengan baik dan menghargai karyawan cenderung akan mempunyai tingkat kepuasan kerja yang tinggi pula. Kualitas penyelia juga mempengaruhi kepuasan kerja. Kualitas tersebut adalah gaya pengawasan, teknik pengawasan, kemampuan hubungan interpersonal, dan kemampuan administrasi.Komunikasi merupakan aspek lain dari penyelia yang memiliki kualitas yang baik. Karyawanakan merasa lebih puas dengan pekerjaannya jika karyawan memiliki kesempatan untuk berkomunikasi dengan penyelianya.4.PekerjaanKaryawanakan merasa lebih puas bila dipekerjakan pada jenis pekerjaanyang menarik, memberikan kesempatan belajar, dan pemberian
tanggungjawab. Selain itu para karyawanakan merasa lebih puas dengan pekerjaanyang bervariasi, tidak lambat yang dapat membuat karyawanmenjadi bosandan tidak tertantang. Faktor-faktor ini terdapat pada karyawanyang melihatpekerjaan sebagai karir, berlawanan dengankaryawanyang melihatpekerjaannya untuk waktu singkat dan temporer.5.KeamananFaktor keamanan berhubungan dengan kestabilan dari pekerjaan dan perasaan yang dimiliki karyawan berkaitan dengan kesempatan untuk bekerja di bawah kondisi organisasi yang stabil. Keamanan menimbulkan kepuasan kerja karena dengan adanya rasa aman karyawandapat menggunakan kemampuannya dan memperoleh kesempatan untuk tetap bertahan pada pekerjaannya.6.Kebijaksanaan perusahaanKebijaksanaan perusahaan sangat mempengaruhi kepuasan kerja karyawannya karena perusahaan memiliki prosedur dan peraturanyang memungkinkan karyawan untuk memperoleh imbalan. Selain itu, karyawanyang mempunyai konflik peran atau peran yang ambigu dalam pekerjaannya karena kebijaksanaan perusahaan cenderung untuk merasa tidak puas.7.Aspek sosial dari pekerjaanAspek sosial dari pekerjaan terbukti memberikan kontribusi terhadap kepuasan dan ketidakpuasan kerja. Aspek ini adalah kebutuhan-kebutuhan untuk kebersamaan dan penerimaan sosial. Karyawan yang bekerja dalam
kelompok kerja yang kohesif dan merasa apa yang dikerjakannyamemberikan kontribusi terhadap organisasi akan merasa puas. Tapi bila karyawan merasa tidak cocok dengan kelompok kerjanya dan tidak dapat saling bekerja sama maka karyawan tersebut merasa tidak puas. Rekan kerja juga memberikan kontribusi terhadap perasaanpuas atau tidak puas. Rekan kerja yang memberikan perasaan puas adalah rekan kerja yang ramah dan bersahabat, kompeten, memberikan dukungan, serta bersedia untuk membantu dan bekerja sama.8.Kesempatan untuk pertumbuhan dan promosiKesempatan untuk pertumbuhan dan promosi berbeda-beda dalam setiap tingkatan ekonomi dan tingkat sosial. Seorang profesional dan eksekutif pada perusahaan melihat faktor ini sebagai faktor yang sangat penting. Demikian pula bagi karyawan pada posisi manajemen tingkat menengah faktor ini cukup mendapat perhatian. Kesempatan untuk dipromosikan ini berhubungan dengan terdapatnya kesempatan untuk maju dan yang menjadi dasar dari promosi tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar