Rabu, 15 Februari 2023

Faktor-faktor Kepuasaan Kerja (skripsi, tesis, dan disertasi)

Mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasaan kerja dapat digunakan job descriptive index(JDI) menurut Luthans (1995) ada lima yaitu :a.Pembayaran seperti gaji dan upah b.Pekerjaan itu sendiri c.Promosi pekerjaan d.Kepenyeliaan (Supervisi) e.Rekan kerja (Umar, 2000).Ghiselli & Brown (1998 dalam As’ad) mengemukakan beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan, yaitu sebagai berikut:a. Kedudukan atau posisiSecara umum orang beranggapan bahwa karyawan yang bekeja pada pekerjaan yang lebih tinggi (jabatan lebih tinggi) akan merasa lebih puas dari pada karyawan yang bekerja pada pekerjaan yang lebih rendah (jabatan lebih rendah). Menurut beberapa penelitian, anggapan tersebut tidak selalu benar, akan tetapi perubahan tingkat pekerjaan karyawan akan mempengaruhi kepuasan kerja. Seorang karyawan yang naik ke jabatan yang lebih tinggi cenderung akan menjadi lebih puas dengan pekerjaannya.b. UmurDinyatakan bahwa ada hubungan antara kepuasan kerja karyawan dengan umur karyawan. Karyawan yang berumur diantara 25 tahun sampai 34 tahun dan umur 40 tahun sampai 45 tahun adalah merupakan umur-umur yang bisa menimbulkan perasaan kurang puas terhadap pekerjaan. 

c. Jaminan finansial dan jaminan sosialMasalah finansial dan jaminan sosial berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Imbalan finansial yang diberikan secara adil dan layak akan menimbulkan kepuasan kerja karyawan. Selain imbalan finansial atau kompensasi yang adil, jaminan sosial juga perlu diberikan untuk memenuhi kebutuhan sosial karyawan agar karyawan lebih merasa puas terhadap pekerjaannya.d. Mutu pengawasanHubungan antara karyawan dan pihak pimpinan sangat penting artinya dalam menaikkan produktifitas kerja. Kepuasan kerja karyawan dapat ditingkatkan melalui perhatian dan hubungan yang baik dari pimpinan kepada bawahan, sehingga karyawan akan merasa bahwa dirinya merupakan bagian yang penting dari organisasi kerja (sense of belonging)

Tidak ada komentar: