Senin, 19 Desember 2022

Pengelolaan manajemen keuangan UMKM (skripsi, tesis, dan disertasi)

Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan mengelola keuangan untuk mendapatkan keuntungan dari usaha yang dijalankan dan menggunakan sumber modal yang ada untuk mengembangkan usaha.(Martono dan Agus Harjito, 2005:4).Berbeda dengan usaha besar yang memiliki divisi khusus untuk mengelola keuangan perusahaannya, pemilik UMKM merangkap jabatannya sebagai pemilik bisnis sekaligus pengelola keuangan. Berikut beberapa perbedaan usaha
 besar dan UMKM dilihat dari beberapa askpek yang menjadikannya berbeda pula dalam pengelolaan manajemen keuangannya:1.Struktur organisasi dalam UMKM umumnya masihsangatsederhana sehingga perangkapan jabatan menjadi hal lumrah. Sedangkan dalam perusahaan besar struktur organisasijelas sehingga penerapan spesialisasi pekerjaan sangat memungkinkan.2.Dalam UMKM umumnya belum menerapkan sistem akuntansi yang baik, sedangkan perusahaan-perusahaan besar sudah lebih dulu menerapkan sistem akuntansi dalam manajemen perusahaannya.3.Pelaku UMKM umumnya tidak memisahkan modal usaha dengan uang pribadi. Sedangkan dalam perusahaan besar, uang pribadi telah dipisah dengan modal usaha. Oleh karena perbedaan-perbedaan itulah, cara mengelola keuangan UMKM perlu dibedakan dengan pengelolaan keuangan perusahaan besar. Dibandingkan perusahaan besar, pengelolaan keuangan dalam UMKM lebih sederhana karena umumnya pelaku UMKM di Indonesia masih buta akan sistem pencatatan akuntansi. Walaupun sederhana, para pelaku UMKM perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik agar tidak terjadi kerugian atau meminimalisir kerugian usaha UMKM. Berikut ini manajemen keuangan sederhana yang harus dijalankan UMKM:
 a.Membuat Anggaran KasDapat dipahami sebagai arus uang masuk dari penghasilan perusahaan sekaligus catatan menyeluruh mengenai penggunaan uang yang ada termasuk arus uang keluar. Catatan kas sangat penting untuk melihat pos keuangan mana yang harus dipangkas dan mana yang harus diutamakan.b.Mengetahui Perubahan Arus KasKomponen di dalam beban operasional perusahaan sewaktu-waktu dapat mengalami perubahan seperti kenaikan harga barang baku yang dampaknya akan membuat biaya pengeluaran menjadi lebih besar. Catatan ini akan menjadi tolakukur bagi penentuan biaya operasional lainnya.c.Mencatat Piutang Klien Jika sebuah perusahaan memiliki piutang alias hutang yang belum dibayarkan oleh klien maka hal itu harus diperhatikan, jangan sampai mengganggu arus kas. Maka UMKM harus berusaha membuat klien membayar lebih cepat sehingga mendorong kesehatan manajemen keuangan perusahaan.d.Mengecek Beban HutangSeorang pemilik usaha atau orang yang bertanggung jawab menjalankan usaha harus menguasai data perihal hutang-hutang perusahaan dan kapan jatuh tempo hutang tersebut. Kelalaian mencatatat tenggang waktu hutang dapat menjadikan hutang tersebut tidak terbayar. Hal itu akan menjadi catatan buruk bagi sebuah UMKM.e.Gunakan Kelebihan Kas untuk Pengembangan Gunakan kelebihan kas untuk menunjang pengembangan usaha seperti pembelian peralatan baru, menciptakan layanan baru yang lebih memikat konsumen dan sebagainya

Tidak ada komentar: