Sabtu, 05 November 2022

Fungsi Hardiness (skripsi, tesis, disertasi)

 Menurut Kobasa (1982) dan Maddi (2002) (dalam Rahmawan, 2010) hardiness dalam diri seseorang individu berfungsi sebagai: a. Membantu dalam proses adaptasi individu Hardiness yang tinggi akan sangat membantu dalam melakukan proses adaptasi terhadap hal-hal yang baru, sehingga stres yang ditimbulkan tidak banyak. b. Toleransi terhadap frustasi Sebuah penelitian terhadap dua kelompok mahasiswa, yaitu kelompok yang memiliki ketabahan hati yang tinggi dan yang rendah, menunjukkan bahwa mereka yang memiliki ketabahan hati yang tinggi menunjukkan tingkat frustasi yang lebih rendah dibandingkan mahasiswa yang ketabahan hatinya rendah. c. Mengurangi akibat buruk dari stres Kobasa yang banyak meneliti hardiness menyebutkan bahwa ketabahan hati sangat efektif berperan ketika terjadi periode stres dalam kehidupan seseorang. Hal ini dapat terjadi karena mereka tidak terlalu menganggap stres sebagai suatu ancaman. d. Mengurangi kemungkinan terjadinya burnout Burnout yaitu situasi kehilangan kontrol pribadi karena terlalu besarnya tekanan pekerjaan terhadap diri, sangat rentan dialami oleh pekerja-pekerja emergency seperti perawat yang memiliki beban kerja tinggi. Untuk individu yang memiliki beban kerja tinggi, ketabahan hati  sangat dibutuhkan untuk mengurangi burnout yang sangat mungkin muncul. e. Mengurangi penilaian negatif terhadap suatu kejadian atau keadaan yang dirasa mengancam dan meningkatkan pengharapan untuk melakukan koping yang berhasil. Koping adalah penyesuaian secara kognitif dan perilaku menuju keadaan yang lebih baik, bertoleransi terhadap tuntunan internal dan eksternal yang terdapat dalam situasi stres. Ketabahan hati membuat individu dapat melakukan koping yang cocok dengan masalah yang dihadapi. Individu dengan ketabahan hati yang tinggi cenderung memandang situasi yang menyebabkan stres sebagai hal positif, dan karena itu mereka dapat lebih jernih dalam menentukan koping yang sesuai. f. Meningkatkan ketahanan diri terhadap stres Hardiness dapat menjaga individu untuk tetap sehat walaupun mengalami kejadian- kejadian yang penuh stres (Smet, 1994). Karena lebih tahan terhadap stres, individu juga akan lebih sehat dan tidak mudah jatuh sakit karena caranya menghadapi stres lebih baik dibanding individu yang ketabahan hatinya rendah. g. Membantu individu untuk melihat kesempatan lebih jernih sebagai suatu latihan untuk mengambil keputusan  Hardiness dapat membantu individu untuk dapat melihat kesempatan lebih jernih sebagai suatu latihan untuk mengambil keputusan, baik dalam keadaan stres maupun tidak.

Tidak ada komentar: