Persepsi konsumen dalam pembelian produk dari internet sangat berhubungan dengan pengalaman. Penelitian mengenai perceived risk yang sudah mengkombinasikan konsumen yang sudah berpengalaman dan konsumen yang belum berpengalaman belum banyak dilakukan (Pires, et al2004). Peranan pengalaman sangat diperlukan dalam penelitian selanjutnya mengenai perceived risk dalam berbelanja secara online melaui internet (Jarvenva, 1999). Dalam penelitian sebelumnya mengenai perceived risk dengan perhatian utamanya seperti faktor keamanan, harga dan reabilitas
untuk konsumen online yang potensial menjadi bukan hal yang penting bagi konsumen yang sudah mempunyai pengalaman dalam berbelanja secara online (Pires, et al 2004). Hal ini dikarenakan karena konsumen yang sudah mempunyai pengalaman dalam berbelanja secara online di internet mempunyai persepsi yang berbeda dengan mereka yang tidak mempunyai pengalaman dalam berbelanja di internet sehingga tingkat risiko yang dirasakan antara online shoppers dan non-online shoppers berbeda.Jenis-Jenis Perceived Risk Konsumen Menurut Shiffman & Kanuk (2008) tipe resiko utama yang dirasakan para konsumen ketika mengambil keputusan mengenai produk meliputi : 1.Risiko keuangan adalah risiko bahwa produk tidak akan seimbang dengan harganya. 2.Product risk mengacu pada kualitas sebuah produk, kinerjanya, kepalsuan produk dan masalah lain yang berhubungan dengan produk tersebut. 3.Risiko fungsional adalah risiko bahwa produk tersebut tidak mempunyai kinerja seperti yang diharapkan. 4.Risiko fisik adalah risiko terhadap diri dan orang lain yang dapat ditimbulkan produk 5.Risiko sosial adalah risiko bahwa pilihan produk yang jelek dapat menimbulkan rasa malu dalam lingkungan sosial. 6.Risiko psikologis adalah risiko bahwa pilihan produk yang jelek dapat melukai ego konsumen.
7.Risiko waktu adalah risiko bahwa waktu yang digunakan untuk mencari produk akan sia-sia jika produk tersebut tidak bekerja seperti yang diharapkan. Dalam penelitian Naiyi (2004) yang berjudul “Dimensions of Consumer’s Perceived Risk in Online Shopping”, dimensi perceived risk yangdigunakan adalah ; 1.Fraud risk mengacu pada perhatian konsumen mengenai kepercayaan terhadap penjual pada online shopping 2.Delivery risk mengacu pada perhatian konsumen mengenai proses pengiriman barang 3.Financial risk mengacu pada perhatian kosumen mengenai kemungkinan kehilangan uang ketika berbelanja melaui internet 4.Process dan time risk mengacu pada pandangan terhadap waktu, kemudahan dan kenyamanan konsumen mengenai berbelanja melalui internet 5.Privacy risk mengacu pada perhatian konsumen mengenai keamanan dari informasi pribadi ketika berbelanja secara online. 6.Information risk mengacu pada perhatian konsumen terhadap ketidaksesuaian informasi menganai penjual ataupun produk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar