Struktur pengendalian manajemen dipusatkan pada berbagai macam pusat pertanggungjawaban. Suatu pusat pertanggungjawaban dibentuk untuk mencapai tujuan individual yang pada gilirannya diharapkan dapat membantu pencapaian tujuan suatu organisasi sebagai suatu keseluruhan yang diputuskan dalam proses perencanaan strategik. Menurut Mulyadi (2007:9) pengertian struktur sistem perencanaan dan pengendalian manajemen adalah sebagai berikut : “Struktur sistem merupakan komponen-komponen yang berkaitan erat satu dengan yang lainnya, yang secara bersama-sama digunakan untuk mewujudkan tujuan sistem.”Menurut Mulyadi (2007:9) struktur sistem perencanaan dan pengendalian manajemen terdiri atas tiga komponen sebagai berikut : 1.Struktur Organisasi, 2.Jejaring Informasi, 3.Sistem Penghargaan.”
Penjelasan dari struktur sistem pengendalian manajemen diatas adalah sebagai berikut : 1.Struktur Organisasi Struktur organisasi adalah komponen utama dalam struktur sistem pengendalian manajemen. Struktur organisasi merupakan sarana untuk mendistribusikan kekuasaan yang diperlukan dalam memanfaatkan berbagai sumber daya organisasi untuk mewujudkan tujuan organisasi. Pada waktu organisasi menghadapi lingkungan stabil dan kompetisi tidak begitu tajam, kekuasaan dalam organisasi terpusat di tangan manajemen puncak dan delegasi wewenang kepada manajemen tingkat bawah dilaksanakansecara terbatas. Struktur yang sesuai dengan lingkungan pada zaman itu adalah struktur organisasi fungsional hierarkis. Untuk menghadapi lingkunganturbulen (perubahan menjadi konstan, pesat, radikal, serentak dan pervasif), yang dialamnya customer memegang kendali (sehingga kompetisi memperebutkan pilihan customer menjadi sangat tajam, diperlukan struktur organisasi yang berorientasi kepada customer, yang secara cepat mampu merespon kebutuhan customer, yang secarafleksibel mampu menyesuaikandiri dengan perubahan lingkungan.2.Jejaring Informasi Dirancang untuk mempersatukan berbagai komponen yang membentuk organisasi dan berbagai organisasi dalam jejaring organisasi (organization network) untuk kepentingan penyediaan layanan bernilai tambah bagi customer. Teknologi informasi menjadi pemampu (enabler) untuk membangun jejaring informasi yang memungkinkan terjadinya hubungan yang berkualitas (quality relationship) antar pegawai, antara manajer dengan pegawai,
antara perusahaan dengan pemasok dan mitra, dan antara peusahaan dengan customernya. Oleh karena itu, kemampuan manajemen dalam membangun jejaring informasi yang menyatukan berbagai komponen jejaring organisasi merupakan penentu keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya-menghasilkan nilai terbaik bagi customer. Untuk membangun struktur sistem pengendalian manajemen yang sesuai dengan tuntutan lingkungan.3.Sistem Penghargaan Komponen struktur sistem pengendalian manajemen yang ketiga adalah sistem penghargaansuatu sistem yang digunakan untuk mendistribusikan penghargaan kepada personel organisasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar