Kinerja manajerial merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan efektivitas organisasi. Menurut (Mahoney.et al, 1963)kinerja manajerial adalah kinerja para individu anggota organisasi dalam kegiatan-kegiatan manajerial
seperti perencanaan, investigasi, pengkoordinasian, evaluasi, pengawasan, pengaturan staff, negosiasi, dan perwakilan.Partsisipasi anggaran merupakan keikutsertaan individu dalam menyusun anggaran sebagai proses pengambilan keputusan yang bermanfaat untuk mencapai tujuan organisasi.Menurut (Lina & Stella, 2013;42)Partisipasi anggaran merupakan suatu proses yang melibatkan individu-individu secara langsung didalamnya dan mempunyai pengaruh terhadap penyusunan tuuan anggaran yang prestasinya akan dinilai dan kemungkinan akan dihargai atas dasar pencapaian tujuan anggaran.Menurut (Govindarajan, 2012), untuk merekonsiliasi temuan penelitian yang saling bertentangan, diperlukan pendekatan kontijensi dengan mengevaluasi faktor-faktor kondisional, dalam penelitian ini misalnya kemungkinan adanya hal-hal yang dapat menyebabkan kinerja manajerial menjadi lebih efektif. Teorikontijensi menyatakan bahwa tidak ada rancangan dan penggunaan sistem pengendalianmanajemen yang dapat diterapkan secara efektif untuk semua kondisi organisasi, namun sebuah sistem pengendalian tertentu hanya efektif untuk situasi atau organisasi (perusahaan) tertentu. Kesesuaian antara sistem pengendalian manajemen dan variabel kontekstual organisasi dihipotesiskan untuk menyimpulkan peningkatan kinerja organisasi dan individu yang terlibat didalamnya (Indarto & Ayu, 2011). Hasil penelitian (Milani, 1975)menunjukkan hubungan yang tidak signifikan antara partisipasi anggaran dengan kinerja manajerial. Sedangkan
menurut (Setyawan & Rohman, 2013)adanya pengaruh positif antara partisipasi anggaran dengan kinerja manajerial
Tidak ada komentar:
Posting Komentar