Frekuensi umpan balikkualitas spesifik akan meningkatkan kinerja daripada umpan balik yang bersifat umum, karena akan memberikan umpan balik yang bersifat spesifik akan memberikan kejelasan peran suatu tugas. Umpan balik spesifik juga memberikan para pekerja kesempatan untuk menggunakan strategi yang baik untuk melaksanakan tugas tersebut (Early et al. 1990).Riset perilaku organisasional telah menunjukkan bahwa umpan balik membantu meningkatkan perilaku yang berorientasi tugas Ashford and Cumming (1983). Maksudnya adalah bahwa dengan memberikan umpan balik pada para pekerja tentang apa yang sudah dicapai akan menjadikan para pekerja berperilaku untuk menyelesaikan tugas yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Informasi kualitas seperti tingkat produk sisa (scrap), produk yang harus dikerjakan kembali(rework), dan produk rusak (defect) dapat memberikan suatu dasar bagi deteksi kesalahan dan pedoman melihat area-areaperbaikan. Pengoperasian umpan balik yang tepat waktu dan relevan perlu untuk manajemen kualitas sehari-hari.Informasi kualitas seperti menginformasikan mengenai tingkat produk sisa (scrap), produk yang harus dikerjakan kembali (rework), dan produk rusak (defect) dapat memberikan suatu dasar bagi deteksi kesalahan. Banker et al. (1993) menyediakan bukti empiris bahwa semakin sering ukuran-ukuran kinerja manufaktur diberitahukan pada para pekerja akan berhubungan secara positif dengan praktek TQM. Jadi dengan seringnya perusahaan memberikan umpan balik pada para pekerja maka praktek TQM akan lebih dapat meningkatkan kinerja perusahaan.Dalam beberapa tahun terakhir ini, terdapat peningkatan kecenderungan para manajer menyediakan lebih banyak informasi umpan balik tentang operasi maupun kinerja individual dan kelompok bagi para pekerja. Tujuan dengan menggunakan umpan balik tersebut untuk memecahkan permasalahan kinerja. Umpan balik kinerja bagi para pekerjaperlu untuk menetapkan hubungan perilaku para pekerja dengan proses perbaikan kualitas. Selain itu umpan balik kualitas dipakai untuk mengetahui hubungan diantara umpan balik kualitas dankinerja kualitas yang diproksi dengan kualitas internal produk. Tipe-tipe informasi kinerja yang dikumpulkan dan disebarkan untuk menentukan apa yang harus
diperhatikan oleh para pekerja yaitu pertama , jika informasi atas kualitas diukur dan disebarkan pada para pegawai, maka para pekerja akan memberikan lebih banyak perhatian pada kualitas. Kedua, informasi kinerja memberikan umpan balik kepada para pekerja dan memberikan pedoman untuk memperhatikan area-area perbaikan.Umpan balik kualitas adalah seringnya melakukan penilaian kualitas seperti barang sisa (Scrap), pengerjaan kembali (rework), cacat (defect) dipakai untuk mengukur kinerja kualitas. Data dikumpulkan seperti barang sisa (Scrap), pengerjaan kembali (rework), cacat (defect) harus dianalisis untuk perbaikan berkelanjutan. Mendistribusikan data kualitas, sisa (Scrap), pengerjaan kembali (rework), cacat (defect) untuk dianalisis dan disebarkan ke seluruh pabrik. Maiga and Jacobs (2005) menemukan hubungan yang positif antara umpan balik kualitas dengan kinerja kualitas yang diproksi dengan kualitas internal. Elemen-elemen umpan balik kualitas terdiri dari scrap, rework, defect yang harus dicapai akan mengarahkan para pekerja untuk mencapai tingkat scrap, tingkat rework, tingkat defect yang rendah sehingga kualitas internal produk meningkat.Umpan balik harus specific, tepat waktu dan relevan agar umpan balik yang diterima akan mengarahkan karyawan berperilaku yang berorientasi tugas, mengarahkan karyawan untuk membuat strategi di dalam menyelesaikan tugas serta mengatasi permasalahan-permasalahan perusahaan yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja. Jadi dengan menentukan umpan balik disertai dengan sasaran dengan frekuensi yang
sangat tinggi serta menyebarkannya keseluruh pabrik pada para pekerja terkait kualitas produk yang terdiri dari scrap, rework, defect maka para pekerja dapat mengarahkan usahanya pada pencapaian target scrap, rework, defect yang rendah sehingga kualitas internalproduk meningkat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar