Teori keagenan (agency theory) menurut Scott dalam bukunya Financial
Accounting Theory (2006: 344) mendefinisikan manajemen laba sebagai berikut,
manajemen laba merupakan pemilihan kebijakan akuntansi oleh manajer dari
Standar Akuntansi Keuangan yang ada dan secara alamiah dapat memaksimalkan
utilitas mereka dan atau nilai pasar perusahaan. Laba menurut hasil dari kegiatan
13
operasi atau kegitan inti perusahaan dalam periode tertentu, dalam Susilo (2007)
konsep awal dalam menjelaskan manajemen laba berawal dari konsep Agency dan
Signaling Theory. Masalah keagenan timbul akibat pemisahan tugas antara
pemilik dan pengelola perusahaan. Pemisahan ini mengakibatkan masing-masing
pihak terkotak dalam mengejar kemakmurannya sendiri. Hal ini juga
menimbulkan asimetri informasi dimana salah satu pihak memiliki informasi
lebih dibanding pihak lainnya. Dampak informasi asimetri digambarkan melalui
The bonus plan hypothesis, The debt covenant hypothesis, The political cost
hypothesis. Teori Signal menjelaskan bahwa tanda-tanda keberhasilan atau
kegagalan harus dilaporkan pada principal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar