Senin, 16 Mei 2022

Teori keagenan (agency theory) (skripsi tesis dan disertasi)

Teori keagenan (agency theory) menurut Scott dalam bukunya Financial Accounting Theory (2006: 344) mendefinisikan manajemen laba sebagai berikut, manajemen laba merupakan pemilihan kebijakan akuntansi oleh manajer dari Standar Akuntansi Keuangan yang ada dan secara alamiah dapat memaksimalkan utilitas mereka dan atau nilai pasar perusahaan. Laba menurut hasil dari kegiatan 13 operasi atau kegitan inti perusahaan dalam periode tertentu, dalam Susilo (2007) konsep awal dalam menjelaskan manajemen laba berawal dari konsep Agency dan Signaling Theory. Masalah keagenan timbul akibat pemisahan tugas antara pemilik dan pengelola perusahaan. Pemisahan ini mengakibatkan masing-masing pihak terkotak dalam mengejar kemakmurannya sendiri. Hal ini juga menimbulkan asimetri informasi dimana salah satu pihak memiliki informasi lebih dibanding pihak lainnya. Dampak informasi asimetri digambarkan melalui The bonus plan hypothesis, The debt covenant hypothesis, The political cost hypothesis. Teori Signal menjelaskan bahwa tanda-tanda keberhasilan atau kegagalan harus dilaporkan pada principal. 

Tidak ada komentar: