Metode pengambilan keputusan dengan model Analytical Hierarcy Process(AHP) untuk pertama kali diperkenalkan oleh Thomas L. Saaty sekitar tahun 1980 dalam bukunya Analytical Hierarcy Process. Menurut Turban (2005), AHP merupakan suatu metode analisis dan sintesis yang dapat membantu menetapkan prioritas-prioritas dan membuat keputusan. Pengambilan keputusan yang berhubungan dengan multi kriteriaatau multi faktor bisa disederhanakan menjadi lebih sistematis melalui proses hierarki analitik (AHP). Pada proses pengambilan keputusan dengan tehnik AHP, masalah yang berhubungan dengan multikriteriadisusun kedalam suatu hierarki.Menurut Saaty (1993), hirarki didefinisikan sebagai suatu representasi dari sebuah permasalahan yang kompleks dalam suatu struktur multi level dimana level pertama adalah tujuan, yang diikuti level faktor, kriteria, sub kriteria, dan seterusnya ke bawah hingga level terakhir dari alternatif.Dengan hirarki, suatu masalah yang kompleks dapat diuraikan ke dalam kelompok-kelompoknya yang kemudian diatur menjadi suatu MulaiMenentukan atribut dan skoring keberlanjutan pengembangan kawasan minapolitanIdentifikasi dan pendefinisian pengembangan kawasan minapolitan (merujuk pada kriteriayang telah ditentukanMenentukan Skor pada tiap atribut (mengkonstruksikan angka referensi untuk baik dan buruk)Penskalaan semua dimensi untuk tiap atributAnalisis Ketidakpastian(Simulasi Monte Carlo)Analisis Anomali(Analisis Laverage)Analisis Keberlanjutan
bentuk hirarki sehingga permasalahan akan tampak lebih terstruktur dansistematis.Sebagai sebuah metode, AHP mempunyai empat prinsip dasar yang harus dipahami dengan benar yakni : decomposition, comparative judgment, synthesis of priority, dan logical consistency (Latifah, 2005). Decompositionmempunyai makna pemecahan persoalan yang sudah didefinisikan menjadi unsur-unsurnya sehingga membentuk suatu hirarki.Comparative judgmentmempunyai maksud mengadakan penilaian tentang kepentingan relatif dari dua elemen.Comparative judgmentini merupakan inti dari AHP, karena akan berpengaruh terhadap prioritas masing-masing elemen yang dikaji.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar