Jumat, 27 Mei 2022

Teori Atribusi (Atribution Theory) (skripsi, tesis, dan disertasi)

Teori atribusipertama kali diperkenalkan oleh Fritz Heider pada tahun 1958 yang kemudian dikembangkan lagi oleh Harold Kelley,1972 (dalam Nugraheni dan Purwanto 2015). Atribusi merupakan salah satu proses pembentukan kesan dengan mengamati perilaku sosial berdasarkan faktorsituasional atau personal. Pemberian atribusi terjadi karena kecenderungan sifat ilmuwanmanusia untuk menjelaskan segala sesuatu, termasuk apa yang ada dibalik perilaku oranglain. Tetapi kecenderungan ini tidak serta-merta bersumber hanya dari luar diri orang yangbersangkutan, misalnya saja karena keadaan lingkungan sekitar (eksternal). Namun, jugadapat bersumber dari dalam diri orang tersebut di bawah kendali kesadarannya (internal). Teori atribusi menjadi relevan untuk digunakan dalam penelitian ini karena mampumenjelaskan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peningkatan kepatuhan wajibpajak. Persepsi dari dalam diri sendiri maupun
kesan yang terbentuk dari lingkungansekitar kepada instansi perpajakan tentu akan mempengaruhi penilaian pribadi terhadappajak itu sendiri. Yang kemudian kesan tersebut akan diwujudkan seseorang melaluitindakan apakah menjadi patuh atau tidak.

Tidak ada komentar: