Senin, 16 Mei 2022

Analisis Keberlanjutan (skripsi tesis dan disertasi)

Dalam melakukan analisis keberlanjutan salah satu metodeyang dipergunakan adalah Rapid Apraissal for fisheries (Rapfish). Teknik ini untuk pertama kalinya dikembangkan oleh University of British Columbia, Kanada dan dipergunakan untuk mengkaji keberlanjutan/kelestarianusaha perikanantangkap(Pitcher & Preikshot 2001; Pitcher 1999; Pitcher et al. 1998).Metode ini didasarkan pada teknik ordinasi dengan Multi-Dimensional Scaling (MDS) yang mencoba melakukan transformasi multidimensi ke dalam dimensi yang lebih rendah, setiap dimensi memiliki atribut yang terkait dengan sustainability. Dalam MDS, obyek atautitik yang diamati dipetakan dalam ruang dua atau tiga dimensi, sehingga obyek atau titik tersebut diupayakan ada sedekat mungkin terhadap titik asal. Dengan kata lain, dua titik atau obyek yang sama dipetakan dalam satu titik yang saling berdekatan satu sama lain. Sebaliknya

obyek atau titik yang tidak sama digambarkan dengan titik yangberjauhan (Fauzi dan Anna, 2005). Secara umum analisis Rapfish dimulai dengan mendefinisikan perikanan yang akan dianalisis dan menentukan atribut–atribut yang berpengaruh terhadap keberlanjutan. Kemudian dilanjutkan dengan skoring terhadap atribut. Setelah skoring dilanjutkan dengan analisis MDS, sekaligus dilakukan Leveragedan analisis Monte Carlo.Analisis Leverage digunakan untuk mengetahui atribut yang sensitif, ataupun intervensi yang dapat dilakukan terhadap atribut yang sensitif untuk meningkatkan status keberlanjutan. Analisis Monte Carlo digunakan untuk menduga pengaruh galat dalam proses analisis yang dilakukan, pada selang kepercayaan 95%. Nilai Stress dan koefisien determinasi (R2) berfungsi untuk menentukan perlu tidaknya penambahan atribut untuk mencerminkan dimensi yang dikaji secara akurat. Model yang baik ditunjukkan dengan nilai Stress di bawah nilai 0,25 dan nilai R2yang mendekati 1, sehingga mutu dari analisis MDS dapat dipertanggungjawabkan (Kavanagh and Pitcher, 2004). Proses analisis MDS, analisis Leverage, dan analisis Monte Carlo secara skematis ditunjukkan pada Gambar 2.6.Untuk menentukan status keberlanjutan pengembangan suatu kawasan digunakan kategori seperti yang disampaikan oleh Thamrin et al, 2007 dan Suyitman et al, 2009.

Tidak ada komentar: