Senin, 16 Mei 2022

Pengaruh Beban Pajak Tangguhan Terhadap Manajemen Laba

 
Semakin besar perbedaan antara laba fiskal dengan laba akuntansi menunjukkan semakin besarnya diskresi manajemen. Besarnya diskresi manajemen tersebut akan terefleksikan dalam beban pajak tangguhan dan mampu digunakan untuk mendeteksi praktik manajemen laba pada perusahaan. Hal ini juga sejalan dengan yang diungkapkan Yulianti (2014) yang menyatakan bahwa semakin besar persentase beban pajak tangguhan terhadap total beban pajak perusahaan menunjukkan pemakaian standar akuntansi yang semakin liberal. Semakin liberalnya standar akuntansi yang digunakan berarti semakin banyak asumsi dan judgement yang mengakibatkan besarnya laba secara akuntansi. Penggunaan asumsi dan judgement dapat merupakan suatu usaha manajemen laba   oleh manajemen perusahaan. Perbedaan yang timbul antara akuntansi pajak dan komersial dapat menyediakan informasi tambahan bagi pengguna laporan keuangan untuk menilai kualitas current earnings. Alasannya, karena peraturan perpajakan lebih membatasi keleluasaan penggunaan diskresi dalam menghitung penghasilan kena pajak, itulah yang menyebabkan selisih laba komersial dan laba fiskal (book-tax gap) dapat menginformasikan tentang diskresi manajemen dalam proses akrual.

Tidak ada komentar: