Pembangunan ekonomi merupakan upaya yang dapat meningkatkan taraf
hidup masyarakat melalui peningkatan pengembangan kegiatan ekonomi dan
pemerataan pendapatan masyarakat. Pembangunan ekonomi merupakan proses
meningkatnya pendapatan per kapita masyarakat dalam jangka panjang melalui
pelaksanaan pembangunan ekonomi sektor unggulan yang mampu menyerap
tenaga kerja disertai dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan
teknologi agar tercipta landasan pembangunan ekonomi yang kuat dan
berkelanjutan mampu bersaing pada globalisasi ekonomi (Sukirno, 2006).
Menurut definisi ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi mempunyai
tiga sifat penting, yaitu pembangunan ekonomi merupakan:
a. Pembangunan ekonomi sebagai suatu sistem perubahan yang memuat
komponen kekuatan untuk investasi baru.
b. Upaya untuk menambah pendapatan per kapita.
c. Kenaikan pendapatan per kapita harus berlangsung jangka panjang.
Pembangunan ekonomi dapat diartikan sebagai proses yang akan memicu
naiknya pendapatan per kapita penduduk dalam jangka panjang, pembangunan
juga beriringan dengan terbentuknya pranata yang baik.
Pranata yang baik dalam pembangunan ekonomi mencakup seluruh aspek yang
berkaitan dengan sudut pandang ekonomi, sosial, politik, budaya dan hukum
(Arsyad, 1999).
Menurut (Todaro, 1987) pembangunan ekonomi bisa dipahami sebagai reaksi
perspektif yang berkaitan dengan adanya transisi besar dalam bidang sosial
maupun ekonomi. Transisi dalam bidang sosial akan tampak dari peralihan sikap
masyarakat, pola masyarakat sosial dan juga struktur pranata nasional, sedangkan
perubahan dalam aspek ekonomi dapat dikaji dari adanya akselerasi pertumbuhan
ekonomi, ketimpangan pendapatan menurun dan juga pemberantasan kemiskinan
secara absolut. Pembangunan harus dilakukan secara menyeluruh termasuk
sinkronisasi sistem sosial terhadap kebutuhan pokok serta berbagai hajat yang
berbeda baik individu maupun kelompok masyarakat yang berada dalam skema
tersebut, sehingga dapat berpindah keadaan dari yang tidak nyaman menjadi
keadaan yang dirasa lebih baik.
Schumpter dalam (Arsyad, 1999) beranggapan bahwa, kenaikan output
lantaran adanya inovasi yang dilakukan oleh para wirausaha merupakan definisi
pembangunan ekonomi. Inovasi ini berarti perbaikan teknologi dalam arti luas,
misalnya penciptaan kreasi produk baru, pembukaan pasar baru dan sebagainya.
Sedangkan peningkatan PDRB suatu provinsi, kabupaten/kota merupakan definisi
pembangunan ekonomi untuk daerah.
Pembangunan ekonomi (Economic Development) berbeda dengan
pertumbuhan ekonomi (Economic Growth). Dalam pembangunan ekonomi perlu
adanya upaya untuk menaikkan pendapatan per kapita masyarakat atau GDP
dimana kenaikannya diiringi adanya penguraian dan pembaharuan dalam aspek
pemerataan pendapatan (Income Equity). Pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai
GDP (Gross Domestic Product) tanpa mempertimbangkan adanya perubahan
struktur ekonomi ataupun kenaikan itu lebih besar atau kecil dari pertumbuhan
penduduk. Pada umumnya pembangunan selalu dibarengi dengan pertumbuhan,
tetapi pertumbuhan belum tentu disertai dengan pembangunan. Pada tingkat
permulaan mungkin saja pembangunan ekonomi selalu di barengi dengan
pertumbuhan atau sebaliknya (Suryana, 2000).
Jumat, 15 April 2022
Pembangunan Ekonomi (skripsi tesis dan disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar