Senin, 07 Maret 2022

Klasifikasi Jasa (Skripsi tesis dan disertasi)

Sebagai konsekuensi adanya berbagai macam variasi bauran penawaran barang dan jasa, maka sulit untuk mengenali bila tidak melakukan pembedaan lebih lanjut, Lovelock [1987] mengklasifikasikan jasa berdasarkan Tujuh kriteria, yaitu:

  1. Segmen Pasar
  1. Konsumen akhir, misalnya asuransi jiwa dan pendidikan.
  2. Konsumen organisasi, misalnya jasa konsultan manajemen dan hukum.
  1. Tingkat keberwujudan
  1. Rented goods service, konsumen menyewa dan menggunakan produk-produk tertentu berdasarkan tarif tertentu selama jangka waktu tertentu pula, misalnya penyewaan mobil, apartemen.
  2. Owned good service, produk-produk yang memiliki konsumen direparasi, dikembangkan atau ditingkatkan unjuk kerjanya, atau dirawat perusahaan jasa, misalnya reparasi, pencucian mobil, dan pencucian pakaian.
  3. Non goods service, jasa personal bersifat intangible ditawarkan kepada pelanggan, misalnya, sopir, dosen, dan ahli kecantikan.
  1. Keterampilan penyedia jasa
  1. Profesional service, misalnya konsultan manajemen, pajak, atau dokter.
  2. Non profesional service, misalnya sopir taksi dan penjaga malam.

 

  1. Tujuan organisasi
  1. Profit service, misalnya jasa transportasi dan perbankan.
  2. Non profit service, misalnya yayasan, perpustakaan, dan museum.
  1. Regulasi
  1. Regulated service, misalnya pialang dan perbankan.
  2. Non regulated service, misalnya usaha catering.
  1. Tingkat intensitas karyawan
  1. Equipment based service, serperti ATM.
  2. People based service, seperti pelatih olah raga.
  1. Tingkat  kontak penyedia jasa dengan pelanggan

Semakin banyak kontak dan berkomunikasi, maka penyedia jasa akan semakin mengenali perilaku konsumen dan konsumen pun akan loyal kepada perusahaan tersebut.

Tidak ada komentar: