Senin, 07 Maret 2022

Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek (skripsi tesis dan disertasi)

 

              Keterlambatan proyek konstruksi berarti bertambahnya waktu pelaksanaan penyelesaian yang telah direncanakan dan tercantum dalam dokumen kontrak. Penyelesaian pekerjaan tidak tepat waktu adalah merupakan kekurangan dari tingkat produktifitas dan sudah tentu kesemuanya ini akan mengakibatkan pemborosan dalam pembiayaan, baik berupa pembiayaan langsung yang dibelanjakan untuk proyekproyek pemerintah, maupun berwujud pembengkakan investasi dan kerugian-kerugian pada proyek-proyek swasta. (Haekal Hasan, 2016)

             

              Biasanya, penyebab keterlambatan dari hal teknis adalah :

  1. Pengawasan yang kurang saat para pekerja bekerja dalam proyek, sehingga pekerja tidak bekerja dengan mengutamakan kuaitas. Biasanya pekerja hanya mengutamakan kecepatan dalam bekerja karena banyaknya pekerjaaan yang diborongkan.
  2. Hasil desain gambar yang tidak sesuai antara gambar struktur, gambar arsitektur, dan gambar MEP. Penyebabnya adalah kurangnya koordinasi dan komunikasi antara perencana arsitek, perencana struktur dan perencana MEP. Sehingga saat gambar digabungkan tidak sinkron. 
  3. Gambar perencanaan yang tidak lengkap. Hal ini biasa terjadi pada gambar arsitek yang memang mengharuskan detail-detail yang lengkap pada spesifikasi-spesifikasi material.
  4. Owner lambat dalam memutuskan merk dan spesifikasi material apa saja yang akan digunakan, sehingga ada pekerjaaan yang harus ditunda.
  5. Lahan yang sempit, biasanya berpengaruh pada lokasi gudang untuk penyimpanan material
  6. Owner mendadak mengubah desain yang sudah ada. 
  7. Mutu beton yang tidak masuk standar kualitas perencanaan yang mengakibatkan potensi gagal struktur.

            Terdapat pula hal-hal non teknis yang menyebabkan keterlambatan dalam pelaksanaan proyek antara lain :

  1. Keluhan dari warga sekitar akibat pelaksaaan proyek dilingkungan mereka.
  2. Oknum pejabat dan para preman yang meminta pungutan liar setiap kali ada pengecoran.
  3. Concrete mixer yang terlambat datang ke lokasi proyek menyebabkan pengecoran lebih lama. 
  4. Perlunya mengurus surat izin kendaraan/alat berat bila proyek berada di pusat perkotaan.

Tidak ada komentar: