Rabu, 12 Januari 2022

Manajemen (skripsi dan tesis)


Menurut Robert N. Anthony dan Vijay Govindarajan (2005) manajemen
adalah Suatu organisasi yang terdiri dari sekelompok orang yang bekerja sama 
untuk mencapai tujuan bersama. Suatu organisasi dipimpin oleh satu hirarki
manejer, dengan chief executive officer di posisi puncak, dan para manejer unit
bisnis, departemen,dan bagian. Proses pengendalian manajemen adalah proses di
mana manejer memastikan bahwa orang-orang yang mereka awasi
mengimplementasikan strategi yang di maksudkan. Metodologi Pengendalian
manajemen diantaranya; Menentukan tujuan, pengukuran prestasi, evaluasi
prestasi dan kinerja.
1. Proses manajemen
Proses Manajemen adalah daur beberapa gugusan kegiatan dasar
yang berhubungan secara integral, yang dilaksanakan di dalam manajemen
secara umum, yaitu proses perencanaan, proses pengorganisasian, proses
pelaksanaan dan proses pengendalian, dalam rangka mencapai sesuatu
tujuan secara ekonomis. Sesungguhnya keempat proses itu merupakan
hasil ikhtisar dari berbagai pendapat praktisi dan ahli mengenai
manajemen. Proses manajemen di defenisikan sebagai aktivitas-aktivitas
perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan. Proses
manajemen mendeskripsikan fungsi-fungsi yang di jalankan oleh manejer
dan pekerja yang di berdayakan.
2. Fungsi manajemen
Blocher, Chen, Cokins dan Lin (2005) menyatakan bahwa
Akuntansi manajemen mengembangkan informasi manajemen biaya bagi
CEO dan para menejer lainya untuk digunakan dalam mengelola
perusahaan atau organisasi agar lebih kompetitif dan sukses. Informasi 
manajemen biaya disediakan untuk tiap-tiap fungsi dari keempat fungsi
manajemen yaitu:
1. Manajemen strategis, merupakan pengembangan dari
posisi komperatif yang saling berkesinambungan di nama
keunggulan komperatif perusahaan dapat menyebabkan
kesuksesan yang berkesinambungan. Strategi adalah
seperangkat tujuan dan rencana tindakan spesifik, yang
apabila dapat dicapai, akan memberikan keunggulan
kompetitif yang diharapkan. Manajmen strategis meliputi
pengidentifikasian dan pengimplemantasian tujuan dan
rencana tindakan
2. Perencanaan dan pengambilan keputusan, meliputi
pembuatan anggaran dan perencanaan laba, manajmen
arus kas, dan keputusan-keputusan lain yang berkaitan
dengan opersi perusahaan, seperti keputusan kapan
perusahaan harus menyewa atau membeli fasilitas, kapan
peralatan harus diganti atau diperbaiki, kapan harus
dilakukan perubahan rencana pemasaran, dan kapan harus
memulai pengembangan produk baru.
3. Penegendalian manajemen dan operasional, pengendalian
manajemen merupakan evaluasi terhadap para manajer
tingkat menengah oleh para manajer di atasnya (controler
atau CFO) sebaliknya pengendalian operasional 
berlangsung ketika para manajer tingkat menengah
(misalnya manajer pabrik, manajer produk, dan manajer
regional) memonitor aktivitas para manajer tingkat
oprasional dan karyawan (misalnya supervisior produksi
dan para kepala departemen)
4. Penyusunan laporan keuangan, manajemen harus
mengikuti persyaratan pelaporan yang dikeluarkan oleh
pihak yang berkepentingan, misalnya dewan standar
akuntansi keuangan, pemerintah federal yang berwenang.
Peran penyusunan laporan keuangan belakangan ini
kembali menjadi fokus karna skandal akuntasi telah
menujukan seberapa penting lapoaran keuangan yang
akurat bagi para investor.
3. Manajemen Strategis
Menurut Robert N. Anthony dan Vijay Govindarajan (2005)
Strategi mendeskripsikan arah umum yang akan dituju suatu
organisasi untuk mencapai tujuannya. Sebuah Formulasi dalam
strategi merupakan salah satu proses memutuskan tujuan organisasi.
Strategi merupakan perencanaan yang besar dan penting dimana
dalam sebuah strategi akandilakukan penetapan secara umum arah
tujuan pergerakan yang di inginkan manajemen baik itu dalam waktu
dekat ataupun tujuan jangka panjangnya. Menurut Blocher. Chen,
Cokins dan Lin(2005). Manajemen strategis yang efektif sangat 
penting bagikesuksesan prusahaan atau organisasi. Terksnsn ysng
semakin bertambah dengan adanya kometisi global, inovasi
teknologi, dan perubahan perubahan lain dalam bisnis telah
menyebabkan manajemen dalam segi pembiayaan menjadi sanggat
penting dan dinamis dari pada sebelumnya. Untuk itu para menejer
dan pemimpin harus berfikir kompetitif; dan untuk melakukan hal
tesebut maka di perlukan sebuah strategi.

Tidak ada komentar: