Jumat, 08 Oktober 2021

Turnover Intention (skripsi dan tesis)


Menurut Price (1977), turnover is the movement of members accross the
boundary of an organization. Sedangkan turnover menurut Perez (2008) adalah
members leaving rather than entering the organization, furthermore the attention
was on voluntary turnovers. Lebih lanjut lagi Perez mengemukakan bahwa
voluntary turnover has relevant implications for organizational manpower
planning. Manpower planning itu sendiri didefinisikan sebagai perencanaan
jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan sehingga penting bagi
perusahaan untuk menganalisis dan mengukur tingkat turnover intention. Dengan
begitu, perusahaan dapat menekan jumlah tenaga kerja sesuai jumlah
kebutuhannya dan dapat berdampak pada biaya rekruitmen, seleksi, staffing, dan
placing. Turnover dengan turnover intention berbeda. Seperti yang dinyatakan
oleh Chang (2008) bahwa the turnover intention is the psychology or thought
process before generating the turnover behavior. Selain itu Berndt (1981)
mengungkapkan bahwa intentions are a statement about a specific behavior of
interest. Turnover intent is defined as the reflection of “the (subjective)
probability that an individual will change his or her job within a certain time
period” (Sousa-Poza&Henneberger, 2002). Turnover intention merupakan suatu
konsep yang dapat membantu perusahaan untuk memahami perilaku dan sikap
karyawan. Seperti yang dikemukakan oleh Lambert (2006) bahwa turnover
intention adalah the best predictor atas penyebab karyawan keluar atau tidak

Tidak ada komentar: