Pengertian tingkat bunga berdasarkan teori Keynes (Teori Liquidity
Preference) Tingkat bunga ditentukan oleh penawaran dan permintaan uang,
menurut teori ini keinginan untuk memegang uang ada tiga motif (transaksi,
berjaga-jaga dan berspekulasi) atau liquidity preference. Teori ini merupakan
turunan dari teori permintaan akan uang dari Keynes sendiri. Permintaan uang
menurut Keynes berdasarkan pada konsepsi bahwa orang pada umumnya
menginginkan dirinya tetap liquid untuk memenuhi tiga motif tersebut, preference
atau keinginan untuk tetap liquid inilah yang membuat orang bersedia membayar
dengan harga atau tingkat bunga tertentu untuk penggunaan uang. Kaum
Keynesian lebih menekan sifat uang sebagai satu aktiva yang liquid yang bisa
digunakan untuk mengatakan kesempatan untuk memperoleh keuntungan dari
surat berharga.Teori ini selalu mengatakan bahwa kurva hasil selalu mempunyai
lereng (slope), artinya tingkat bunga pertahun untuk pinjaman yang berjangka
lebih pendek.
Menurut Keynes dalam Wardane (2003), tingkat bunga ditentukan oleh
permintaan dan penawaran akan uang (ditentukan dalam pasar uang).Suku bunga
dibedakan menjadi dua , yaitu :
1. Suku bunga nominal adalah suku bunga dalam nilai uang. Suku bunga ini
merupakan yang dapat dibaca secara umum. Suku bunga ini dapat
menunjukan sejumlah Rupiah utuk setiap satu Rupiah yang di
investasikan.
2. Suku bunga rill adalah suku bunga yang mengalami koreksi akibat inflasi
dan didefinisikan sebagai suku bunga nominal dikurangi laju inflasi.
Senin, 04 Oktober 2021
Teori Tingkat Suku Bunga Keynes (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar