Jumat, 08 Oktober 2021

Pengukuran Intensi Turnover (skripsi dan tesis)


Keinginan berpindah mencerminkan keinginan individu untuk meninggalkan
organisasi dan mencari alternatif pekerjaan lain. Dalam studi yang dilakukan, variabel ini
digunakan dalam cakupan luas meliputi keseluruhan tindakan penarikan diri (withdrawal
cognitions) yang dilakukan karyawan.
Tindakan penarikan diri menurut Abelson (1987) terdiri atas beberapa komponen
yang secara simultan muncul dalam individu berupa adanya pikiran untuk keluar,
keinginan untuk mencari lowongan pekerjaan lain, mengevaluasi kemungkinan untuk
menemukan pekerjaan yang layak di tempat lain, dan adanya keinginan untuk
meninggalkan organisasi.
Abelson (1987) menyatakan bahwa sebagian besar karyawan yang meninggalkan
organisasi karena alasan sukarela dapat dikategorikan atas perpindahan kerja sukarela
yang dapat dihindarkan (avoidable voluntary turnover) dan perpindahan kerja sukarela
yang tidak dapat dihindarkan (unvoidablevoluntary turnover). Avoidable voluntary
turnover dapat disebabkan karena alasan berupa gaji, kondisi kerja, atasan atau ada
organisasi lain yang dirasakan lebih baik, sedangkan perpindahan kerja sukarela yang
tidak dapat dihindarkan dapat disebabkan karena perubahan jalur karir atau faktor
keluarga. Intensi turnover yang dibahas dalam penelitian ini adalah dalam konteks model
voluntary turnover (sukarela).

Tidak ada komentar: