Jumat, 08 Oktober 2021

Fungsi Budaya Organisasi (skripsi dan tesis)


Fungsi budaya organisasi menunjukkan peranan atau kegunaan dari budaya
organisasi, terdapat beberapa pandangan mengenai fungsi budaya organisasi, diantaranya
; Robbins (2003) menjelaskan bahwa budaya organisasi melakukan sejumlah fungsi di
dalam sebuah organisasi, yaitu:
1. Budaya mempunyai suatu peran menetapkan tapal batas artinya,
budaya menciptakan perbedaan yang jelas antara satu organisasi
dengan organisasi yang lain ;
2. Budaya membawa suatu rasa identitas bagi anggota – anggota
organisasi ;
3. Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada suatu yang lebih
luas dari pada kepentingan diri individu seseorang ;
4. Budaya dapat meningkatkan kemantapan sistem sosial karena
merupakan perekat sosial yang membantu mempersatukan
organisasi dengan memberi standar yang tepat, apa yang seharusnya
dikatakan dan dilakukan karyawan
5. Budaya berfungsi sebagai mekanisme yang memandu serta
membentuk sikap dan perilaku karyawan
Menurut Rivai (2004), budaya melakukan sejumlah fungsi di dalam sebuah
organisasi, yaitu:
1. Budaya mempunyai suatu peran menetapkan tapal batas, artinya budaya
menciptakan perbedaan yang jelas antara satu organisasi dengan
organisasi yang lain.
2. Budaya memberikan identitas bagi anggota organisasi.
3. Budaya mempermudah timbulnya komitmen yang lebih luas pada
kepentingan individu.
4. Budaya itu meningkatkan kemantapan sistem sosial.
5. Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang
memandu serta membentuk sikap dan perilaku karyawan.
Sementara itu, peranan budaya organisasi menurut pandangan Greenberg dan
Baron (2003) adalah:
1. Budaya memberikan rasa identitas. Semakin jelas persepsi dan nilai –
nilai bersama organisasi didefinisikan, semakin kuat orang dapat
disatukan dengan misi organisasi dan merasa menjadi penting darinya.
2. Budaya membangkitkan komitmen pada misi organisasi. Terkadang sulit
bagi individu untuk berfikir diluar kepentingan pribadinya, seberapa
besar akan mempengaruhinya. Namun, apabila terdapat strong culture,
orang merasa bahwa mereka menjadi bagian dari yang besar dan terlibat
dalam keseluruhan kerja organisasi. lebih besar dari setiap kepentingan
individu, budaya mengingatkan setiap individu tentang apa makna
sebenarnya sebuah organisasi. Budaya memperjelas dan memperkuat
standar perilaku.
3. Budaya membimbing kata dan perbuatan pekerja, membuat jelas apa
yang harus dilakukan bagi pendatang baru. Budaya mengusahakan
stabilitas bagi perilaku, keduanya dengan harapan apa yang harus
dilakukan pada waktu yang berbeda dan juga apa yang harus dilakukan
individu yang berbeda di saat yang sama. Suatu perusahaan dengan
budaya sangat kuat mendukung kepuasan pelanggan, bekerja dengan
pedoman tentang bagaimana harus berprilaku.
Wibowo (2010) menyimpulkan dari pendapat para pakar tentang fungsi
budaya organisasi tersebut terdapat beberapa kesamaan, sedangkan beberapa perbedaan
yang saling melengkapi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fungsi budaya
organisasi adalah : (1) menunjuk identitas, (2) menunjuk batasan peran yang jelas, (3)
menunjukkan komitmen kolektif, (4) membangun stabilitas sistem social, (5)
membangun pikiran sehat dan masuk akal, dan (6) memperjelas standar prilaku.

Tidak ada komentar: