Menurut Luthans (2006 : 210-211) dalam , penyebab terjadinya stres kerja
adalah dari faktor organisasi dan non organisasi. Penyebab yang bersifat organisasi
salah satunya adalah struktur dalam organisasi sehingga dapat menimbulkan konflik
dalam hubungan antar karyawan, spesialisasi, serta lingkungan yang kurang
mendukung.
Sedangkan menurut Robbins (2008:369) tingkat stress pada tiap orang akan
menimbulkan dampak yang berbeda. Sehingga ada beberapa faktor penentu yang
mempengaruhi tingkat stress seseorang, yakni:
a. Faktor lingkungan
Ketidakpastian menyebabkan meningkatnya tingkat stress yang dialami karyawan.
Ketidakpastian ekonomi, ketidakpastian politik, dan ketidakpastian teknologi
sangat berpengaruh pada eksistensi karyawan dalam bekerja. Misalnya
ketidakpastian ekonomi yang tidak menentu dapat menimbulkan perampingan
karyawan dan PHK.
b. Faktor Organisasional
Faktor yang berpengaruh pada tingkat stress karyawan diantaranya adalah tuntutan
tugas, tuntutan peran, tuntutan antarpribadi, struktur organisasi, dan kepemimpinan
organisasi.
c. Faktor Individual
Jika dilogikakan, setiap individu bekerja rata – rata 40 – 60 jam per minggu.
Sedangkan waktu yang digunakan mengurusi hal-hal diluar pekerjaan lebih dari
120 jam per minggu. Sehingga akan besar kemungkinan segala macam urusan di
luar pekerjaan mencampuri pekerjaan. Berbagai hal di luar pekerjaan yang
mengganggu terutama adalah isu-isu keluarga, masalah ekonomi pribadi, dan
karakteristik kehidupan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar