Ada beberapa tokoh yang mendefinisikan job insecurity. Secara umum job
insecurity didefinisikan sebagai ketakutan seseorang terhadap kehilangan
sebuah pekerjaan yang tidak berlanjut (Caplan et al., 2001). Greenhalgh dan
Rosenblatt (dalam Hellgren, Sverke, dan Naswall, 2006) juga mendefinisikan
bahwa job insecurity sebagai individu merasa tidak berdaya untuk
mempertahankan keberlanjutan yang diinginkan pada situasi pekerjaan yang
mengancam. Dalam definisi tersebut dapat dilihat bahwa perasaan tidak
berdaya tersebut bergantung kepada pribadi dan interpretasi terhadap
lingkungan kerjanya. Davy dan Sheck (dalam Hellgren et al, 2006)
mengartikan bahwa job insecurity sebagai harapan seseorang terkait dengan
kelanjutannya pada situasi bekerja. Heany dkk (dalam Hellgren et al., 2006)
juga mengungkapkan bahwa job insecurity sebagai persepsi seorang karyawan
terhadap potensi ancaman dalam keberlangsungan pekerjaannya. Tidak hanya
terkait tentang ketidakpastian dalam pekerjaan, beberapa peneliti juga
mengungkapkan bahwa job insecurity terkait dengan keberlangsungan dari
dimensi pekerjaan seperti diberhentikan sementara waktu dan kesempatan
dalam mendapatkan promosi. Hellgren, Sverke, dan Isaksson (2006) membagi
job insecurity menjadi dua bagian yaitu, job insecurity kualitatif dan job
insecurity kuantitatif.
a. Job insecurity kuantitatif sesuai dengan konsep job insecurity secara
global yaitu kekhawatiran tentang kehilangan pekerjaan itu sendiri.
b. Job insecurity kualitatif berkaitan dengan persepsi potensi kehilangan
kualitas dalam hubungan kerja seperti memburuknya kondisi kerja,
penurunan pangkat, kurangnya peluang karir, perkembangan gaji yang
menurun, dan kekhawatiran tentang organisasi yang sesuai di masa depan.
Melihat dari definisi-definisi diatas, peneliti menyimpulkan bahwa job
insecurity merupakan perasaan tidak berdaya dan ketakutan yang muncul
terkait dengan pekerjaannya
Jumat, 08 Oktober 2021
Definisi Job Insecurity (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar