Venkatesh et al (2003) dalam Jogiyanto (2007:314) melakukan penelitian
mengenai Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT)
terdapat tiga konstruk minat pemanfaatan sistem informasi yaitu :
1. “Ekspektasi kinerja
2. Ekspektasi usaha
3. Pengaruh sosial”.
Adapun penjelasan dari pernyataan diatas adalah:
1. Ekspektasi kinerja didefinisikan sebagai seberapa tinggi seseorang
percaya bahwa menggunakan suatu sistem akan membantu dia untuk
mendapatkan keuntungan-keuntungan kinerja di pekerjaannya. Lima
dimensi yang termasuk dalam ekspektasi kinerja yang diperoleh dari
beberapa model sebelumnya adalah:
Kegunaan persepsian (perceived usefulness) didefinisikan sebegai
seberapa jauh seseorang percaya bahwa menggunakan suatu sistem
tertentu akan meningkatkan kinerja pekerjaannya. Indikator
kegunaan persepsian, meliputi membantu menyelesaikan pekerjaan
lebih cepat.
Motivasi ekstrinsik (extrinsic motivation) didefinisikan sebagai
persepsi yang diinginkan pemakai untuk melakukan suatu aktivitas
karena dianggap sebagai alat dalam mencapai hasil-hasil bernilai
yang berbeda dari aktivitas itu sendiri, semacam kinerja pekerjaan.
Indikator motivasi ekstrinsik, meliputi meningkatkan kinerja
pekerjaan.
Kesesuaian-tugas (job-fit) didefinisikan sebagai bagaimana
kemampuan-kemampuan dari suatu sistem meningkatkan kinerja
pekerjaan individual. Indikator kesesuaian-tugas, meliputi
meningkatkan efektivitas pekerjaan.
Keuntungan-relatif (relative advantage) didefinisikan sebagai
seberapa jauh menggunakan suatu inovasi dipersepsikan sebagai
lebih baik daripada menggunakan pendahulunya. Indikator
keuntungan relatif, meliputi mempermudah dalam pekerjaan.
Ekspektasi-ekspektasi hasil (outcome expectations). Ekspektasiekspektasi hasil berhubungan dengan konsekuensi-konsekuensi dari
perilaku. Indikator ekspektasi-ekspektasi hasil, meliputi
meningkatkan kualitas output.
2. Ekspektasi usaha didefinisikan sebagai tingkat kemudahan yang
dihubungkan dengan penggunaan suatu sistem. Apabila sistem mudah
digunakan, maka usaha yang dilakukan tidak akan terlalu tinggi dan
sebaliknya jika suatu sistem sulit digunakan maka diperlukan usaha
yang tinggi untuk menggunakannya. Tiga konstruk yang berasal dari
model-model sebelumnya sudah ada yang menangkap konsep
ekspektasi usaha ini. Ketiga dimensi ini adalah:
Kemudahan penggunaan persepsian (perceived ease of use)
didefinisikan sebagai seberapa jauh seseorang percaya bahwa
menggunakan suatu sistem akan bebas dari usaha. Indikator
kemudahan penggunaan persepsian, meliputi dapat mengoperasikan
sistem informasi, dan dapat berinteraksi dengan jelas dan mudah.
Kerumitan (complexity) didefinisikan sebagai seberapa jauh suatu
sistem dipersepsikan sebagai sesuatu yang secara relatif susah untuk
dipahami dan digunakan. Indikator kerumitan, meliputi dapat
menyita waktu kerja, menggunakan sistem informasi bukan hal yang
rumit dan tidak membutuhkan usaha yang keras dalam berinteraksi.
Kemudahan penggunaan (ease of use) didefinisikan sebagai seberapa
jauh menggunakan suatu inovasi dipersepsikan sebagai yang sulit
untuk digunakan. Indikator kemudahan penggunaan, meliputi
percaya bahwa semua pekerjaan yang diinginkan dapat diselesaikan
dengan menggunakan sistem informasi.
3. Pengaruh sosial didefinisikan sebagai sejauh mana seorang individual
mempersepsikan kepentingan yang dipercaya oleh orang-orang lain
yang akan mempengaruhinya menggunakan sistem yang baru.
Pengaruh sosial sebagai suatu penentu langsung terhadap minat
diwakili oleh beberapa konstruk sebagai berikut:
Norma subyektif (subjective norm) didefinisikan sebagai persepsi
seseorang bahwa kebanyakan orang yang penting baginya berpikir
bahwa dia seharusnya atau tidak seharusnya melakukan perilaku
bersangkutan. Indikatornya meliputi, pengaruh rekan kerja.
Faktor-faktor sosial (social factors) didefinisikan sebagai
didefinisikan sebagai internalisasi seseorang tentang kultur subyektif
grup acuan dan kesepakatan interpersonal spesifik yang dilakukan
seseorang dengan orang-orang lain di situasi-situasi sosial spesifik.
Indikatornya meliputi, pengaruh atasan kerja atau kepala divisi dan
dukungan kepala divisi.
Image didefinisikan sebagai sejauh mana penggunaan suatu inovasi
dipersepsikan meningkatkan status seseorang di sistem sosialnya.
Indikatornya meliputi, status yang lebih tinggi dan profil yang tinggi.
Rabu, 01 September 2021
Pengukuran Minat Pemanfaatan Sistem Informasi (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar