Sabtu, 04 September 2021
Pengertian Berkonsultasi (skripsi dan tesis)
Dalam kamus besar bahasa Indonesia (1999), berkonsultasi berasal dari kata
konsultasi yang berarti pertukaran pikiran untuk mendapatkan kesimpulan
(misalnya nasehat, gagasan, saran) yang sebaik-baiknya dari seseorang yang lebih
ahli (konsultan) yang tugasnya memberi petunjuk atau nasehat dalam suatu
kegiatan. Berkonsultasi dapat diartikan sebagai bertukar pikiran atau meminta
pertimbangan atau nasehat dalam memutuskan sesuatu.
Menurut Hershenson (1996), bahwa konsultasi adalah hubungan yang
sukarela antara orang yang membantu secara profesional dengan seseorang yang
membutuhkan bantuan, kelompok atau kesatuan sosial lainnya. Penasehat ahli
membantu klien dalam menentukan dan memecahkan masalah dalam
hubungannya dengan pekerjaan atau masalah yang berhubungan dengan orang
lain.
Shertzer & Stone (1990) dalam Winkel (2006) merumuskan arti daripada
konsultasi dalam program bimbingan adalah proses memberikan asistensi
profesional kepada guru, orangtua, pejabat struktural dan Guru Bimbingan
Konseling, dengan tujuan mengidentifikasikan dan mengatasi permasalahan yang
menimbulkan hambatan-hambatan dalam komunikasi mereka dengan para siswa
atau mengurangi keberhasilan program pendidikan sekolah. Selanjutnya Munro yang dikutip Winkel (2006) mengemukakan bahwa
berkonsultasi berarti menggunakan teknik-teknik konseling untuk membantu klien
agar memahami, memilih dan menerapkan metode-metode yang relevan dalam
lingkup tugas klien. Klien sendiri memilih dari metode-metode yang diusulkan
oleh Guru Bimbingan Konseling, mana yang dianggap paling tepat, klien sendiri
menentukan kapan suatu metode akan diterapkan, menerapkan sendiri dan
memutuskan sendiri pada saat kapan sudah merasa puas.
Gunarsa (2001) menjelaskan bahwa kegiatan konseling yang hanya
berlangsung satu atau dua kali dan bersifat tukar pikiran, mendiskusikan sesuatu
secara langsung, lebih tepat disebut sebagai kegiatan konsultasi. Namun dari
kegiatan konsultasi ini pada akhirnya akan berlanjut menjadi kegiatan konseling
apabila telah mempergunakan teknik- teknik tertentu secara profesional sehingga
klien merasakan ada hasil dan manfaatnya, yaitu terjadinya perubahan pada diri
klien. Konsultasi dapat menjadi jembatan antara identifikasi mengenai masalahmasalah klien sehingga pelayanan konseling dapat berjalan secara efektif.
Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa berkonsultasi adalah
pertukaran pikiran atau permintaan nasehat yang dilakukan oleh klien kepada
Guru Bimbingan Konseling, agar klien memperoleh informasi, memutuskan
sesuatu dan memecahkan masalah sehingga klien dapat berubah dalam sikap dan
tindakannya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar