Ada beberapa faktor – faktor yang mempengaruhi psichological wellbeing antara lain (Ryff dalam Liwarti, 2013):
a. Usia
Usia menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi psychological wellbeing pada aspek penerimaan diri, otonomi, penguasaan lingkungan dan
hubungan baik dengan orang lain. Terdapat peningkatan psychological
well-being pada usia yang semakin dewasa. Sedangkan pada tujuan hidup
dan pertumbuhan pribadi menunjukkan penurunan pada setiap periode
kehidupan usia dewasa. Perbedaan usia ini terbagi menjadi tiga fase
kehidupan dewasa yakni, dewasa muda, dewasa tengah dan dewasa akhir,
dimana dewasa tengah memiliki tingkat psychological well-being lebih
tinggi dibanding dengan dewasa awal dan dewasa akhir (Pappalia at al.,
2009).
b. Tingkat pendidikan
Tingkat pendidikan, salah satu faktor yang mempengaruhi
psychological well-being. Individu yang memiliki tingkat pendidikan yang
lebih baik, pengenalan lingkungan lebih baik dan psychological well-beingjuga lebih baik.Tingkat pendidikan meletakkan individu pada posisi
tertentu di sebuah struktur sosial.
c. Jenis Kelamin
Perbedaan jenis kelamin memberikan pengaruh pada psychological
well being seseorang dimana wanita cenderung memiliki psychologicall
well-being lebih tinggi dibanding dengan laki-laki. Hal ini berkaitan
dengan aktifitas sosial yang dilakukan. Wanita cenderung lebih memiliki
hubungan interpersonal yang lebih baik dari pada laki-laki.
d. Status Sosial Ekonomi
Faktor status sosial ekonomi menjadi sangat penting dalam
peningkatan psychological well being, bahwa tingkat keberhasilan dalam
pendidikan dan pekerjaan yang lebih baik, menunjukkan tingkat
psychological well-being juga lebih baik. Status sosial ekonomi
berhubungan dengan dimensi penerimaan diri, tujuan hidup, penguasaan
lingkungan dan pertumbuhan pribadi. Status sosial ekonomi
mempengaruhi kesejahteraaan psikologis seseorang seperti besarnya
income keluarga, tingkat pendidikan, keberhasilan pekerjaan, kepemilikan
materi dan status sosial di masyarakat.
e. Dukungan Sosial
Lingkungan individu terutama keluarga sangat berpengaruh pada
psychological well-being seseorang. Dukungan sosial dari keluarga
terdekat atau dari lingkungannya, menjadikan seseorang lebih bisa
menerima, hubungan baik lebih terjaga dan hal ini dapat berpengaruh pada
peningkatan psychological well-being seseorang. Bimbingan dan arahan
dari orang lain (generativity) memiliki peran yang penting pada psychological well-being. Dimana individu yang pada masa kecilnya
memiliki hubungan yang baik dengan orang tua dan mendapatkan
dukungan dan kepercayaan dari orang tua memiliki psychological wellbeing yang baik pada masa dewasa. Wanita yang mendapat dukungan
sosial yang baik dari keluarganya melaporkan memiliki kepuasan hidup
dan psychological well-being yang lebih tinggi dari pada laki-laki.
f. Kepribadian
Kepribadian merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh
dalam kesejahteraan menemukan keterbukaan merupakan salah satu faktor
yang secara signifikan mempengaruhi kesejahteraan terutama dimensi
demografis. Sifat low neuroticism, ekstrovert dan conscientiousness,
berpengaruh pada psychological well-being khususnya pada penerimaan
diri, penguasaan lingkungan dan tujuan hidup. Meskipun demikian aspekaspek psychological well-being yang lain juga berkorelasi dengan
kepribaian yang lainya. Sifat keterbukaan terhadap pengalaman baru dan
ekstovert pertumbuhan diri, sedangkan agreeableness berpengaruh pada
hubungan positif dengan orang lain dan dimensi otonomi berkorelasi
dengan beberapa kepribadian namun yang paling menonjol adalah
neurotik.
g. Spiritualitas
Spiritualitas berkaitan dengan psychological well-being terutama
pada aspek pertumbuhan pribadi dan hubungan positif dengan orang lain.Spiritualitas merupakan sumberdaya dalam mempertahankan
psychological well-being terutama ketika kondisi kesehatan memburuk.
Spiritualitas sebagai faktor yang efektif untuk meningkatkan psychological
well-being, dimana individu yang merasa mendapatkan dukungan spiritual
cenderung mempunyai psychological well-being yang tinggi dan dapat
mengurangi angka mempercepat kematian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar