Fishbein dan Ajzen (1975), intensi dapat didefinisikan sebagai lokasi
seseorang pada dimensi probabilitas subjektif yang mencakup hubungan
antara dirinya dan beberapa tindakan. Oleh karena itu, sebuah intensi perilaku
merujuk pada probabilitas subjektif seseorang yang akan menampilkan suatu
perilaku.
Ajzen (1988) mengatakan bahwa intensi diasumsikan untuk
menggambarkan faktor-faktor motivasional yang memiliki dampak pada
perilaku seseorang, yakni merupakan indikasi seberapa kuat seseorang
berusaha keras untuk mencoba dan seberapa jauh ia merencanakan usahanya
untuk menampilkan perilaku.
Fishbein dan Ajzen (1975) mengindikasikan intensi sebagai kesiapan
seseorang untuk mewujudkan perilaku tertentu dan dianggap anteseden
langsung dari sebuah perilaku. Jika suatu perilaku berada dibawah kendali
kemauan, maka usaha orang tersebut akan terwujud sebagai tindakan. Hal ini
berarti bahwa disposisi yang paling dekat berhubungan dengan kecenderungan
untuk berperilaku secara khusus adalah intensi untuk menampilkan perilaku
yang dimaksud.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar