Sabtu, 04 September 2021
Definisi Entrepreneur (skripsi dan tesis)
Kata entrepreneur berasal dari bahasa Prancis entreprendre yang dapat
didefinisikan sebagai seorang yang mampu menciptakan lapangan kerja baru dan
mencari cara-cara atau teknik yang lebih baik dalam pemanfaatan sumber daya, memperkecil pemborosan, serta menghasilkan barang atau jasa dalam upaya
memuaskan kebutuhan orang lain (Wibowo dan Kusrianto, 2010:11). Seorang ahli
ekonomi dari Austria bernama Joseph Schumpter mendefinisikan entrepreneur
sebagai seorang yang ingin dan mampu untuk melakukan perombakan sistem
ekonomi, mengubah ide baru atau penemuan baru menjadi sebuah inovasi yang
sukses. Inovasi tersebut dapat berwujud: 1) produk baru baik berupa barang atau
jasa; 2) organisasi atau manajemen baru; 3) cara berproduksi yang baru; 4)
menggunakan bahan baku yang baru (Wibowo dan Kusrianto, 2010:11-12).
Menurut Aprijon (2013) entrepreneur merupakan seseorang yang
membawa sumber daya berupa tenaga kerja, material dan aset lainnya pada suatu
kombinasi yang menambahkan nilai yang lebih besar dibandingkan sebelumnya,
serta dilekatkan pada orang yang membawa perubahan, inovasi dan aturan baru.
Kata “entrepreneur” dalam entrepreneurship dapat diartikan sebagai individu yang
melakukan inovasi, keuangan dan ketajaman bisnis dalam upaya untuk mengubah
inovasi menjadi barang ekonomi dan hasil dari salah satu upaya dalam
entrepreneur mungkin penciptaan organisasi baru atau revitalisasi organisasi yang
ada dalam menganggapi peluang yang dirasakan (Olorundare dan Kayode, 2014).
Aprilianty (2012) mendefinisikan entrepreneur atau wirausahawan adalah
seseorang yang mengembangkan produk baru atau ide baru dan membangun
bisnis dengan konsep baru. Dalam hal ini akan menuntut sejumlah kreativitas dan
suatu kemampuan untuk melihat pola-pola dan trend-trend yang berlaku untuk
menjadi seorang wirausahawan. Eroglu dan Picak (2011) menjelaskan bahwa
entrepreneur adalah orang yang terbiasa menciptakan dan berinovasi untuk
membangun sesuatu yang bernilai dan peluang diakui di sekitar yang dirasakan. Hisrich dalam Eroglu dan Picak (2011) menyatakan bahwa entrepreneur
akan ditandai dengan seseorang yang menunjukkan inisiatif dan berpikir kreatif,
mampu mengatur mekanisme sosial dan ekonomi untuk mengubah sumber daya
dan situasi yang ada ke kegiatan praktis dan siap menerima risiko serta kegagalan.
Uraian tersebut sejalan dengan pernyataan dari Sonny et al, (2012) yang
menjelaskan bahwa entrepreneur adalah orang yang berjiwa berani mengambil
risiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan, bermental mandiri dan
berani memulai usaha, tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun dalam
kondisi tidak pasti.
Berdasarkan beberapa pengertian mengenai entrepreneur dapat
dijelaskan seorang entrepreneur memiliki kemampuan mengubah sesuatu
menjadi lebih baik atau menciptakan seseuatu yang benar-benar baru, berjiwa
kreatif dan inovatif. Seorang entrepreneur akan mampu menentukan cara produksi
baru atau inovasi yang harus dilakukan terhadap suatu produk sehingga mampu
menciptakan nilai tambah terhadap produk tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar