Pierce (dalam Kaul and Cavanaug, 2000) mendefinisikan dukungan
sosial sebagai sumber emosional, informasional atau pendampingan yang
diberikan oleh orang-orang di sekitar individu untuk menghadapi setiap
permasalahan dan krisis yang terjadi sehari-hari dalam kehidupan. Dimatteo
32
(1991) mendefinisikan dukungan sosial sebagai dukungan atau bantuan
yang berasal dari orang lain seperti teman, tetangga, teman kerja dan orangorang lainnya.
Gottlieb (dalam Smet, 1994) menyatakan dukungan sosial terdiri dari
informasi atau nasehat verbal maupun non verbal, bantuan nyata, atau
tindakan yang didapatkan karena kehadiran orang lain dan mempunyai
manfaat emosional atau efek perilaku bagi pihak penerima. Sarafino (2002)
menyatakan bahwa dukungan sosial mengacu untuk memberikan
kenyamanan pada orang lain, merawatnya atau menghargainya. Pendapat
senada juga diungkapkan oleh Saroson (dalam Smet, 1994) yang
menyatakan bahwa dukungan sosial adalah adanya transaksi interpersonal
yang ditunjukkan dengan memberikan bantuan pada individu lain, dimana
bantuan itu umumnya diperoleh dari orang lain berarti bagi individu yang
bersangkutan. Dukungan sosial dapat berupa pemberian informasi, bantuan
tingkah laku, ataupun materi didapat dari hubungan sosial yang akrab dapat
membuat individu merasa diperhatikan, bernilai, dan dicintai.
Pierce (dalam Kaul and Cavanaug, 2000) mendefinisikan dukungan
sosial sebagai sumber emosional, informasional atau pendampingan yang
diberikan oleh orang-orang di sekitar individu untuk menghadapi setiap
permasalahan dan krisis yang terjadi sehari-hari dalam kehidupan. Dimatteo
(1991) mendefinisikan dukungan sosial sebagai dukungan atau bantuan
yang berasal dari orang lain seperti teman, tetangga, teman kerja dan orangorang lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar