Rabu, 01 September 2021

Aspek-aspek Efikasi Diri (skripsi dan tesis)


Menurut Bandura (2002) aspek-aspek efikasi diri terbagi dalam tiga
bagian, yaitu :
a. Tingkat (level)
Efikasi diri individu dalam mengerjakan suatu tugas berbeda dalam tingkat
kesulitan tugas. Individu memiliki efikasi diri yang tinggi pada tugas yang
mudah dan sederhana atau juga pada tugas yang rumit dan membutuhkan
kompetensi yang tinggi. Individu yang memiliki efikasi diri tinggi cenderung
memilih tugas yang tingkat kesukarannya sesuai dengan kemampuannya.
b. Keluasan (generality)
Dimensi ini berkaitan dengan penguasaan individu terhadap bidang atau tugas
pekerjaan. Individu dapat menyatakan dirinya memiliki efikasi diri pada
aktivitas yang luas atau terbatas pada fungsi domain tertentu saja. Individu
dengan efikasi diri yang tinggi akan mempu menguasai beberapa bidang
sekaligus untuk menyelesaikan suatu tugas. Individu yang memiliki efikasi
diri yang rendah hanya menguasai sedikit bidang yang diperlukan dalam
menyelesaikan suatu tugas.
c. Kekuatan (strength)
Dimensi yang ketiga ini lebih menekankan pada tingkat kekuatan atau
kemantapan individu terhadap keyakinannya. Efikasi diri menunjukkan bahwa
tindakan yang dilakukan individu akan memberikan hasil yang sesuai dengan
yang diharapkan individu. Efikasi diri menjadi dasar dirinya melakukan usaha
yang keras, bahkan ketika menemui hambatan sekalipun.
Aspek-aspek efikasi diri selanjutnya dikemukakan oleh Baron dan Byrne
(2004), yaitu :
a. Efikasi diri prestasi
Efikasi diri berhubungan dengan keyakinan seseorang akan kemampuannya
melakukan tugas-tugas untuk mencapai prestasi.
b. Efikasi diri sosial
Efikasi diri berhubungan dengan keyakinan seseorang akan kemampuannya
membentuk dan mempertahankan hubungan, asertif dan melakukan kegiatan
diwaktu senggang.
c. Efikasi diri pengaturan sosial
Efikasi diri berhubungan dengan kemampuan menolak tekanan orang lain dan
mencegah kegiatan beresiko tinggi
Berdasarkan uraian yang sudah dipaparkan sebelumnya, tedapat tiga
aspek efikasi diri menurut Bandura (2002) level, generality, dan strength, selain
itu menurut Baron dan Byrne (2004) efikasi diri mencakup tiga aspek lainnya
yaitu efikasi diri prestasi, efikasi diri sosial, dan efikasi diri pengaturan sosial.
Dari beberapa aspek yang telah dijabarkan, maka peneliti memilih untuk
menggunakan aspek efikasi diri yang dikemukakan oleh Bandura (2002) yaitu
level, generality, dan strength. Aspek tersebut dipilih sebagai acuan yang
digunakan untuk mengukur efikasi diri pada mahasiswa tingkat akhir. Peneliti
memiliki pertimbangan yang didukung hasil dari wawancara, kondisi tempat
penelitian, dan ketiga aspek mampu mengungkap efikasi diri mahasiswa tingkat
akhir di Program Studi Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Tidak ada komentar: