Saluran distribusi adalah suatu aspek dari pemasaran. Saluran
distribusi ini juga dapat diartikan sebagai kegiatan yang memperlancar dan
mempermudah penyampaian suatu barang dan jasa dari produsen sampai ke
tangan konsumen. Seseorang atau sebuah perusahaan distributor adalah
perantara yang menyalurkan produk dari pabrikan (manufacturer) ke
pengecer (retailer). Setelah suatu produk dihasilkan oleh pabrik, produk
tersebut dikirimkan dan biasanya juga sekaligus dijual ke suatu distributor.
Distributor tersebut kemudian menjual produk ke pengecer atau pelanggan.
Saluran distribusi yang berjalan dengan lancar dan optimal akan membuat
sebuah perusahaan itu berkembang dengan baik dan cepat karena
perusahaan tersebut dapat menyesuaikan waktu, proses distribusi, dan
lingkungan yang ada (Wahani &Wullur, 2017).
Menurut Bowersox dan Donald J (2006) American Marketing
Association atau asosiasi pemasaran Amerika mendefinisikan saluran
distribusi sebagai struktur organisasi antar perusahaan dan agen-agen,
grosir, dan eceran, melalui nama komoditi produk atau jasa-jasa dipasarkan.
Saluran distribusi merupakan suatu kelompok perantara yang berhubungan
erat satu sama lain dan yang menyalurkan produk-produk kepada pembeli.
Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa saluran distribusi
merupakan suatu kegiatan perpindahan barang dari produsen ke konsumen secara efektif dan efisien, dimana proses penyaluran barang tersebut bisa
melewati berbagai kerjasama antara produsen, agen, pedagang besar, dan
pedagang kecil bahkan produsen bisa juga memotong jalur rantai pasok
untuk menjual langsung kepada konsumen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar