Resiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan, bahkan
ada orang yang mengatakan bahwa tidak ada hidup tanpa Resiko, terlebih lagi
dalam dunia bisnis dimana ketidakpastian beserta Resikonya merupakan sesuatu
yang tidak dapat diabaikan begitu saja, melainkan harus diperhatikan secara
cermat bila menginginkan kesuksesan (Yasa Dkk, 2013). Sari dkk (2015)
22
menambahkan Resiko adalah ketidakpastian yang berkenaan dengan kerugian dan
merupakan sebuah masalah dalam bisnis dan individual dalam setiap segi
kehidupan. Labombang (2011) mendefisikan secara lebih rinci, Secara umum
Resiko dapat diklasifikasikan menurut berbagai sudut pandang yang tergantung
dari kebutuhan dalam penanganannya :
Resiko murni dan Resiko spekulatif (Pure risk and speculative risk) Dimana
Resiko murni dianggap sebagai suatu ketidakpastian yang dikaitkan dengan
adanya suatu luaran (outcome) yaitu kerugian. Contoh Resiko murni
kecelakaan kerja di proyek. Karena itu Resiko murni dikenal dengan nama
Resiko statis. Resiko spekulatif mengandung dua keluaran yaitu kerugian
(loss) dan keuntungan (gain). Resiko spekulatif dikenal sebagai Resiko
dinamis. Contoh Resiko spekulatif pada perusahaan asuransi jika Resiko
yang dijamin terjadi maka pihak asuransi akan mengalami kerugian karena
harus menanggung uang pertanggungan sebesar nilai kerugian yang terjadi
tetapi bila Resiko yang dijamin tidak terjadi maka perusahaan akan
meperoleh keuntungan.
Resiko terhadap benda dan manusia, dimana Resiko terhadap benda adalah
Resiko yang menimpa benda seperti rumah terbakar sedangkan Resiko
terhadap manusia adalah Resiko yang menimpa manusia seperti Resiko hari
tua, kematian dsb.
Resiko fundamental dan Resiko khusus (fundamental risk and particular
risk) Resiko fundamental adalah Resiko yang kemungkinannya dapat timbul
pada hampir sebagian besar anggota masyarakat dan tidak dapat disalahkan
pada seseorang atau beberapa orang sebagai penyebabnya, contoh Resiko
fundamental: bencana alam, peperangan. Resiko khusus adalah Resiko yang
bersumber dari peristiwa-peristiwa yang mandiri dimana sifat dari Resiko
ini adalah tidak selalu bersifat bencana, bisa dikendalikan atau umumnya
dapat diasuransikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar