Knowledge adalah penggabungan antara pengalaman, nilai,
konstektual informasi, pendapat pakar serta firasat mendasar yang
memberikan lingkup serta kerangka mengevaluasi dan penggabungan pengalaman baru dan informasi (Davenport and Laurence, 1996).
Knowledge sebagai penjelasan yang memperbarui sesuatu maupun
seseorang, hal ini terjadi saat informasi tersebut menjadi acuan untuk
bersikap, atau saat informasi tersebut menjadikan seseorang atau institusi
untuk membuat sikap yang berbeda atau lebih efektif dari sikap
sebelumnya (Drucker, 1988). Dengan kata lain knowledge adalah
informasi yang bisa ditindaklanjuti atau informasi yang bisa dipakai
sebagai acuan untuk bersikap, pengambilan keputusan maupun
menempuh arah atau strategi tertentu (actionable information).
Davenport and Prusak (1998) mengemukakan 4 tahapan proses
transformasi agar menjadi knowledge, yaitu:
1) Comparison yaitu informasi dibandingkan saat situasi tertentu dengan
situasi lain yang sudah diketahui.
2) Consequences yaitu mendapatkan berbagai maksud untuk
pengambilan keputusan dan tindakan dari informasi yang berguna.
3) Connections yaitu mendapatkan hubungan-hubungan pada bagian
kecil informasi dengan hal-hal lainnya.
4) Conversations yaitu mendiskusikan pandangan, pendapat dan sikap
orang lain berkaitan informasi tersebut.
Menurut Debowski (2006) knowledge ada dua jenis yaitu tacit
knowledge serta explicit knowledge. Berikut adalah penjabarannya: 1) Tacit knowledge
Tacit knowledge merupakan pengetahuan yang berada di otak
atau menempel pada diri seseorang yang didapatkanya melalui
pekerjaan serta pengalamannya. Knowledge ini bersumber dari
berbagai pakar, baik individu ataupun kelompok, serta pengalaman
pribadi. Tacit knowledge sifanya sangat pribadi dan sulit untuk
dirumuskan. Sehingga menjadikanya sangat sulit untuk disampaikan
atau dikomunikasikan pada orang lain. Yang termasuk dalam tacit
knowledge berupa bahasa tubuh, perasaan pribadi, pengalaman, dan
petunjuk praktis.
2) Explicit knowledge
Explicit knowledge merupakan suatu yang bisa dijabarkan
melalui kata-kata serta angka, dan dapat disampaikan secara ilmiah,
spesifik, manual dan lain sebagainya. Bisa juga berarti semua bentuk
pengetahuan yang telah direkam serta didokumentasikan,
menyebabkan lebih mudah disebarkan dan dikelola. Jenis pengetahuan
ini bisa langsung diteruskan dari individu ke individu maupun pihak
lain
Tidak ada komentar:
Posting Komentar