Ada beberapa pengertian dari knowledge management yang
diambil dari Sanghani (2009) antara lain adalah knowledge management
adalah proses menangkap, mendistribusikan, dan menggunakan
pengetahuan secara efektif (Davenport, 1994). Knowledge management adalah kemampuan perusahaan untuk menciptakan pengetahuan baru,
menyebarkannya ke seluruh organisasi dan mewujudkannya dalam
produk, layanan dan sistem (Nonaka and Takeuchi, 1994). Knowledge
management adalah pendekatan sistematis untuk menemukan,
memahami dan menggunakan pengetahuan untuk menciptakan nilai
(O'Dell, 1996). Manajemen pengetahuan adalah proses peningkatan
efisiensi pasar pengetahuan dengan menghasilkan, mengkodefikasi,
mengkoordinasikan, dan mentransfer pengetahuan (Davenport and
Prusak, 1998).
Dari pandangan yang berbeda tersebut dapat dikatakan bahwa
knowledge management adalah pengetahuan yang sistematis, eksplisit
dan sengaja dibangun, pembaruan, dan aplikasi pengetahuan untuk
memaksimalkan pengetahuan suatu organisasi untuk meningkatkan
efektivitas. Dari semua definisi yang disebutkan di atas, dapat
disimpulkan bahwa manajemen pengetahuan adalah suatu manajemen
organisasi yang sistematis tentang pengetahuan organisasi yang
melibatkan proses membuat, mengumpulkan, mengorganisir,
menyebarkan penggunaan dan pemanfaatan pengetahuan untuk
menciptakan nilai bisnis dan menghasilkan keunggulan kompetitif.
Knowledge management merupakan pendekatan sistematik yang
mendukung muncul serta mengalirnya suatu informasi dan pengetahuan
untuk orang yang tepat, waktu yang tepat, agar melahirkan nilai. Pusat
knowledge management ialah sharing. Knowledge sharing atau transfer merupakan salah satu proses penting pada knowledge management, pada
dasarnya adalah suatu penciptaan peluang yang luas agar belajar
(learning) kepada semua anggota dari organisasi sehingga mampu
meningkatkan keahliannya secara mandiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar